Laptop Mati Mendadak? Ini Solusinya!

April 9, 2018

Saat pertama kali membeli laptop, kamu mungkin merasa bahagia karena bisa memiliki barang yang kamu inginkan. Tapi, seiring berjalannya waktu, laptop yang dimiliki seringkali tidak bekerja dengan baik, dan bahkan suka mati mendadak. Tentu saja, ini menjengkelkan karena mengganggu kenyamanan di kala menikmati konten hiburan maupun menyelesaikan pekerjaan.

Tenang, tak perlu menyimpulkan semua ini mutlak kesalahan pihak produsen laptop tersebut. Jika sering mengalami laptop mati mendadak, coba cari tahu penyebab dan solusi untuk mengatasinya berikut ini:

Bersihkan dari debu

Penyebab utama dari masalah laptop mati mendadak adalah overheat. Debu dan kotoran lain yang menempel dan menumpuk di sela-sela saluran udara dapat membuat sirkuasi udara panas di bawah laptop menjadi terhambat. Tak hanya itu, kipas laptop yang terlalu kotor juga membuat kinerjanya tidak optimal untuk mencegah panas. Jika suhu laptop menjadi panas, maka sistem sensor panas laptop akan mematikan dirinya secara otomatis.

Makanya, periksa saluran udara di bagian bawah laptop dan kipas laptop di dalam bodi laptop. Bersihkan dari segala kotoran agar dapat mencegah masalah laptop mati sendiri. Supaya lebih aman, kamu bisa membawa laptop ke tempat service resmi untuk membersihkannya.

Baca juga:Ā 5 Cara Bikin Keyboard Laptop Kamu Lebih Awet

Cek RAM

RAM memegang peranan penting dalam kinerja sebuah perangkat. Makanya, saat laptop mendadak lemot, banyak pengguna melakukan upgrade RAM untuk meningkatkan performanya. Sayangnya, hal ini dapat menyebabkan masalah baru. Saat kamu melakukan upgrade RAM yang tidak sesuai dengan sistem laptop, maka tak hanya bisa menyebabkan RAM tidak bisa diakses, tetapi juga membuat laptop bekerja lebih keras, hingga akhirnya menyebabkan laptop mati secara tiba-tiba.

Solusinya, coba lepas kembali RAM tersebut. Usahakan untuk membeli RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan laptop. Tetapi, jika kamu yakin laptop dapat bekerja dengan baik sebelumnya, bawa dan periksa laptop di service center. Pastikan untuk memilih service center resmi sehingga dapat memeriksa dan memperbaiki laptop dengan baik.

Beli adaptor charger baru

Ini adalah masalah yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan masalah parah pada laptop. Charger rusak bisa menghasilkan tegangan arus listrik yang tidak stabil, sehingga membuat laptop menjadi sangat panas dan akhirnya mati sendiri. Jika dibiarkan saja, charger rusak dapat berpotensi merusak laptop dan baterai dengan cepat.

Jika kamu mengalami masalah yang sama, disarankan agar mengganti charger baru sesegera mungkin. Belilah di servis center resmi supaya mendapatkan pengganti charger yang sesuai dengan spesifikasi laptop.

Penggunaan laptop yang sesuai

Setiap laptop memiliki spesifikasinya masing-masing. Makanya, jangan pernah menggunakan laptop dengan spesifikasi standar untuk aktivitas gaming. Memaksakan laptop yang tidak sesuai dengan spesifikasinya justru membuat laptop mudah hang dan mati secara tiba-tiba. Solusinya, gunakan laptop yang sesuai spesifikasinya. Jika laptop memang cocok untuk kegiatan komputasi harian, maka jangan pernah dipaksa untuk memainkan game.

Bersihkan laptop dari virus

Beberapa jenis virus atau malware lain yang menyebar di laptop bisa menyebabkan kinerja laptop menjadi lambat, cepat panas, bahkan membuat laptop mati dengan sendirinya. Untuk mengatasinya, bersihkanlah laptop dari gangguan virus menggunakan software antivirus. Scan laptop dengan antivirus yang update secara rutin agar tetap terproteksi dengan baik.

Intinya, perilaku penggunaan yang tepat bisa membuat laptopmu menjadi panjang umur. Jika kamu pernah mengalami masalah seperti ini, cobalah perbaiki kebiasaan tersebut dari sekarang!

Baca juga: 5 Hal Baru yang Bisa Dilakukan Saat Traveling Libur Panjang