19 Juni 2025

Berapa Suhu Normal Laptop Gaming Selama Bermain Game?

Bermain game AAA tentu membuat kinerja GPU di laptop gaming harus bekerja ekstra. Tentu saja, semakin besar kinerja GPU dan CPU, laptop gaming kamu akan menjadi panas. Tetapi, tahukah kamu berapa suhu normal laptop gaming?

GPU atau graphics processing unit (unit pemrosesan grafik) juga biasa disebut sebagai kartu grafis atau kartu video. Setiap PC atau laptop menggunakan GPU untuk memproses gambar, video, dan animasi 2D juga 3D untuk ditampilkan.

Kamu harus menjaga suhu GPU tetap di bawah 85 derajat Celcius. Tetapi suhu rata-rata GPU saat bermain game harus sekitar 65 derajat Celcius hingga 75 derajat Celcius.

Jika suhu meningkat di atas titik ini dan melewati batas 85 derajat Celcius, maka ada kemungkinan CPU dan GPU menjadi terlalu panas dan akan mengalami Thermal Throttling. Juga, ada kemungkinan CPU/GPU kamu bisa rusak dan bahkan hangus. Throttling GPU juga dapat terjadi karena suhu tinggi.

Dalam beberapa kasus, CPU dan GPU kamu mungkin berhenti berfungsi dan laptop mungkin mati secara tiba-tiba untuk mencegah kerusakan pada komponen internal. Namun beberapa ahli ada juga berpendapat bahwa suhu GPU sekitar 90 derajat Celcius adalah normal. Tetapi lebih baik jika kamu bisa mempertahankannya di bawah 90 derajat.

Meskipun produsen kartu grafis mengklaim bahwa suhu maksimum GPU pada 105 derajat Celcius tidak berbahaya, tetapi itu bukan hal yang baik. Karena dalam hal ini penyolderan pada kartu grafis akan mulai meleleh yang dengan cepat mengurangi masa pakai GPU.

Apa Penyebab Suhu Tinggi Saat Bermain Game?

Ada enam penyebab utama suhu tinggi saat bermain game. Apalagi jika kamu memainkan game berat di laptop gaming. Berikut penyebabnya:

1. Sistem pendingin

Jika laptop kamu tidak memiliki sistem pendingin yang baik maka laptop kamu akan kepanasan saat bermain game. Sistem pendingin yang buruk tidak dapat menghilangkan panas berlebih yang dihasilkan selama bermain. Panas berlebih tetap berada di dalam laptop dan meningkatkan suhu CPU dan GPU.

Jika kipas pendingin kamu rusak maka tidak dapat menghilangkan udara panas yang akan meningkatkan suhu keseluruhan laptop.

2. Debu dan Kotoran

Debu dan kotoran biasanya menempel pada ventilasi udara panas laptop dan kipas pendingin. Debu dan kotoran ini menghalangi ventilasi udara panas dan tidak memungkinkan udara panas keluar.

Selain itu, partikel debu dan kotoran ini menempel pada permukaan kipas pendingin dan mengurangi kecepatan putaran kipas. Ini meningkatkan jumlah udara panas yang terperangkap. Karena jumlah udara panas yang terperangkap meningkat, suhu keseluruhan laptop juga meningkat.

3. Kombinasi CPU dan GPU Tidak Sesuai

Beberapa produsen laptop gaming menggunakan kombinasi CPU dan GPU tertentu yang sering memanas saat bermain game. Jika ada cacat manufaktur pada sistem pendingin, kipas, heat sink maka suhu laptop kamu juga akan tinggi.

4. Posisi Laptop

Jika meletakkan laptop gaming di atas bantal, selimut atau di tempat tidur, maka akan menjadi lebih cepat panas. Alasannya, karena permukaan ini cenderung menghalangi ventilasi udara panas sehingga udara panas tidak dapat keluar dari laptop. Udara panas ini kemudian meningkatkan suhu laptop. Kamu harus selalu meletakkan laptop kamu di permukaan yang keras.

5. Overclocking CPU/GPU

Overclocking berarti meningkatkan kecepatan clock di mana CPU/GPU beroperasi. Jika kamu meng-overclock CPU/GPU, maka mereka akan mengonsumsi lebih banyak daya dan menghasilkan lebih banyak panas.

Jika sistem pendingin kamu tidak cukup baik maka panas berlebih yang dihasilkan oleh CPU/GPU yang di-overclock akan memanaskan laptop lebih cepat dari sebelumnya. Ini tentu saja akan meningkatkan suhu normal cpu laptop.

6. Suhu Kamar

Jika suhu ruangan tinggi maka suhu keseluruhan laptop juga akan tinggi. Suhu ruangan yang ideal untuk mengoperasikan laptop adalah sekitar 25-37 derajat Celcius.

Baca juga: 10 Cara Cek Temperatur CPU di Laptop dengan Mudah

Cara Mengurangi Suhu Tinggi Selama Bermain Game

Dengan poin penyebab suhu laptop gaming panas, kamu juga dapat mengurangi suhu laptop yang tinggi saat bermain game. Dijamin, setelah ini laptop gaming kamu tidak akan panas lagi saat bermain game.

1. Membersihkan Ventilasi Udara dan Kipas Pendingin

Kamu harus menghilangkan debu dari ventilasi udara dan kipas pendingin dengan meniup udara kering menggunakan Blow Dryer. Kamu kemudian dapat membersihkan kotoran dari ventilasi udara dan kipas dengan kain lembut.

2. Pasta Termal

Menerapkan pasta termal dapat menurunkan suhu keseluruhan laptop. Pasta termal menghilangkan celah udara antara sumber panas dan unit pendingin. Udara yang terperangkap ini adalah alasan untuk memanaskan CPU dan GPU kamu.

Pasta termal menghilangkan keberadaan udara yang terperangkap dengan memblokir celah udara tersebut sehingga tidak dapat memanaskan CPU atau GPU.

3. Cooling Pad atau bantalan pendingin

Menempatkan laptop kamu di atas cooling pad dapat mengurangi suhu laptop kamu. Cooling pad memiliki kipas terintegrasi yang menyedot udara dingin dari bawah dan meniupkannya ke laptop kamu. Ini mengurangi suhu laptop kamu.

4. Mengecilkan CPU/GPU

Undervolting adalah proses yang mengurangi tegangan operasi CPU/GPU dan mengurangi konsumsi daya. Karena daya yang dikonsumsi oleh CPU/GPU lebih sedikit, panas yang dihasilkan dan suhu keseluruhan juga akan lebih sedikit, jadi bisa tetap menjaga suhu normal GPU pada laptop gaming.

Cara Memantau Suhu CPU/GPU Selama Bermain Game

kamu dapat memantau suhu CPU dan GPU menggunakan software yang kompatibel dengan CPU Intel dan AMD Ryzen dan Nvidia serta GPU AMD. Berikut adalah daftar beberapa perangkat lunak Utilitas terkenal untuk memantau suhu CPU/GPU:

1. Intel Extreme Tuning Utility

Extreme Tuning Utility dari Intel memantau suhu CPU Intel laptop kamu. Software ini juga dapat digunakan untuk meng-overclock CPU Intel.

Software ini juga memiliki antarmuka yang mudah digunakan yang sangat cocok untuk pemula maupun gamer pro dan penggemar overclocking. Namun, software ini tidak mendukung prosesor Intel lama seperti seri Pentium dan Celeron.

2. Ryzen Master

Ryzen master adalah software yang dikembangkan oleh AMD untuk memantau suhu dan kecepatan clock prosesor AMD. Kamu juga dapat melakukan overclock CPU AMD menggunakan Ryzen Master. Kamu dapat membuat profil khusus untuk eksperimen overclocking kamu dan dengan mudah memantau perubahan suhu yang terjadi dengan perubahan kecepatan jam. Kamu memiliki kendali penuh bagaimana melakukan overclock dengan Ryzen Master.

3. MSI AfterBurner

MSI AfterBurner adalah software hebat untuk memantau suhu, voltase, dan frekuensi clock GPU. Kamu juga dapat melakukan overclock GPU apa pun menggunakan software ini. MSI AfterBurner kompatibel dengan semua merek kartu grafis termasuk GPU Nvidia dan AMD. Ini adalah salah satu Software Overclocking paling populer sehingga ada banyak video informasi di YouTube tentang overclocking GPU dengan MSI AfterBurner.

4. Nvidia Control Panel

Panel Kontrol Nvidia sudah disertakan dengan laptop yang memiliki kartu grafis Nvidia. Kamu dapat memantau suhu dan voltase GPU Nvidia menggunakan Panel Kontrol Nvidia. Kamu juga dapat memperbarui driver kamu, mengubah pengaturan grafis dan membuat profil khusus untuk menyimpan pengaturan yang baru saja kamu buat.

Baca juga: 7 Game Multiplayer PC Paling Seru Bareng Temen!

Sekarang, kamu tentu ingin bermain game dengan tenang dan aman tanpa khawatir laptop gaming bakal cepat panas. Bahkan bisa rusak jika kamu malas untuk mengatasi suhu panas pada laptop.

Bagi para gamer yang menginginkan pengalaman bermain tanpa hambatan, Predator Helios 300 hadir dengan spesifikasi unggulan yang tidak hanya bertenaga tetapi juga mampu menjaga suhu tetap stabil. Laptop ini dilengkapi dengan teknologi pendinginan canggih yang memastikan komponen tetap dalam suhu optimal, bahkan saat menjalankan game berat. Dengan sistem kipas AeroBlade™ 3D generasi ke-5, aliran udara menjadi lebih optimal, sehingga panas dapat terdistribusi dengan baik dan tidak mengganggu performa saat sesi gaming intensif.  

Dari segi spesifikasi, Predator Helios 300 dibekali prosesor Intel® Core™ i7-12700H generasi ke-12 yang menawarkan kecepatan tinggi hingga 4,70 GHz. Dipadukan dengan kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 3070 Ti, laptop ini mampu menghadirkan visual yang tajam dan responsif, sangat ideal untuk game dengan grafis tinggi. Layar 15,6 inci QHD dengan refresh rate 165Hz juga memastikan pergerakan gambar yang lebih halus, mengurangi efek tearing dan lag saat bermain.  

Selain itu, laptop ini memiliki RAM 16GB DDR5 yang memastikan multitasking berjalan lancar, serta penyimpanan SSD NVMe 1TB yang memberikan waktu muat yang lebih cepat. Dengan kombinasi spesifikasi ini, laptop gaming ini tidak hanya menawarkan performa luar biasa dalam bermain game, tetapi juga menjaga suhu tetap terkendali, memastikan sesi gaming yang lebih nyaman dan bebas gangguan.

Kamu bisa memiliki Predator Helios 300 dengan mengunjungi Acer Store sekarang dan nikmati Acer Care Warranty sebagai layanan garansi untuk kenyamanan pengguna produk Acer.

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya