13 Juni 2018

6 Cara Mengatasi Laptop Blank Saat Dinyalakan

Layar laptop gelap, meskipun suara kipas atau hard disk terdengar setelah menekan power? Seandainya hal ini terjadi pada laptop kesayanganmu, maka kemungkinan besar laptop tersebut mengalami blank (black screen). Meskipun laptop tidak bisa dioperasikan untuk sementara waktu, asalkan kamu tahu cara penanganannya dengan tepat, maka laptop dapat kembali berfungsi seperti semula.

Oleh karena itu, kali ini Acer akan membagikan langkah-langkah mudah untuk menyelesaikan permasalahan layar laptop tampak blank hitam. Berikut 6 cara mengatasi laptop blank yang kamu coba sendiri di rumah:



Cek layar. Terkadang, masalah black sreen tidak selalu menandakan kerusakan parah, melainkan disebabkan oleh kesalahan kecil di sistem sehingga laptop tidak bekerja sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, langkah paling sederhana yang bisa kamu coba adalah memastikan layar laptop dapat berfungsi dengan baik. Untuk menguji output display laptop, coba hubungkan laptop dengan monitor eksternal. Jika pada layar eksternal dapat menampilkan tampilan normal, berarti sumber masalah terletak pada layar laptop atau kabel display laptop.

Adapun cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan perbaikan laptop sesegera mungkin. Supaya aman, kamu bisa membawa laptop ke pusat servis resmi agar dapat ditangani oleh teknisi profesional.

Periksa resolusi layar. Tanpa disadari, kamu secara tidak sengaja mengatur resolusi laptop lebih tinggi dari kemampuan laptop. Hal ini tentu saja bisa menyebabkan layar blank, terutama pada laptop dengan layar beresolusi rendah. Untuk memperbaikinya, kamu harus masuk dalam Safe Mode terlebih dahulu saat menyalakan laptop. Setelah laptop nyala, segera lakukan perbaikan masalah layar tersebut.

Layar laptop

Hapus CMOS. Kesalahan konfigurasi BIOS juga dapat menjadi penyebab mengapa laptop tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Adapun cara yang harus kamu lakukan adalah mengoperasikan laptop melalui Safe Mode agar dapat memeriksa sistem. Setelah itu, atur BIOS agar kembali ke konfigurasi default (normal) dengan cara hapus memori BIOS pada motherboard laptop.



Atasi overheating. Kamu juga perlu mewaspadai masalah overheating. Masalah dengan panas mungkin sering disepelekan. Tapi, jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, maka kemungkinan terburuk yang terjadi adalah kartu VGA bisa mudah terbakar. Bila kamu VGA sudah rusak, maka tentu akan mempengaruhi tampilan layar laptop. Selain itu, kamu pun membutuhkan biaya besar untuk memperbaikinya atau mempertimbangkan untuk mengganti laptop baru.

Oleh karena itu, pastikan kamu rutin membersihkan laptop dari debu dan kotoran yang telah menutup aliran udara panas keluar dari laptop. Pastikan pula untuk memberikan waktu bagi laptop untuk beristirahat beberapa jam hingga semua komponen laptop menjadi dingin dan dapat beroperasi normal kembali.

Baca Juga: Swift 3 AMD Athlon Series, Laptop Stylish dengan Performa Grafis Terbaik

Hapus aplikasi atau software yang tidak kompatibel. Meng-install aplikasi atau software tertentu memang dapat memudahkan suatu pekerjaan. Sayangnya, tambahan software atau aplikasi yang tidak didukung oleh sistem justru dapat menyebabkan laptop mengalami blank. Tak hanya itu saja, beberapa aplikasi atau software bisa menjadi “ancaman” bagi laptop karena bisa merusak perangkat.

Agar layar laptop dapat kembali normal, masuklah ke Safe Mode, lalu unistall aplikasi yang dianggap sebagai “biang kerok” dari masalah blackscreen. Jika “pembersihan” dianggap sudah cukup, coba restart laptop dan tunggu hingga berhasil masuk Windows. Jika sudah normal, berarti memang masalah laptop blank disebabkan oleh software.

Periksa dan ganti hardware. Selain mengecek software, masalah layar blank sebagian besar juga disebabkan oleh hardware seperti RAM. Hal ini terjadi karena adanya perubahan pada hardware yang mempengaruhi proses booting laptop. Makanya, kamu perlu melakukan perbaikan dengan melakukan beberapa langkah-langkah berikut untuk membuat laptop dapat berfungsi kembali dengan baik:
  1. Sebelum melakukan hal tersebut, cabut semua perangkat atau peripheral yang tersambung dengan laptop, seperti baterai, power adaptor, printer, mouse, hard drive eksternal, speaker, dan sebagainya.
  2. Sekarang buka casing belakang laptop. Jika RAM kotor akibat usia pemakaian, maka kamu harus membersihkannya.
  3. Jika RAM sudah dibersihkan, namun tidak menunjukkan hasil positif, bisa jadi RAM rusak. Kamu harus menggantinya dengan cara melepas RAM lama dan memasangkan RAM baru ke dalam slot RAM.
Khusus poin ini, kamu butuh keahlian khusus. Jika kamu khawatir akan risikonya atau tidak tahu cara melakukannya, alangkah baiknya untuk membawa laptop ke tempat servis resmi.

Baca Juga: Acer Swift 5 dan Swift 3, Berbalut Tipis dan Stylish Dengan Performa Intel Gen 10

Itulah beberapa tips dari Acer yang bisa kamu coba. Semoga kejadian error semacam ini tidak akan spAcer alami lagi, ya. Jadi, jelas sudah bahwa amatlah penting untuk perlu tahu asal penyebab dari masalah laptop yang kamu alami. Dengan begini, kamu bisa tenang dalam mengatasi masalah layar laptop gelap dengan sendirinya.

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya