Memilih Tablet PC atau Laptop

July 26, 2013

Untitled-1

Tablet PC kini semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, antara lain karena keunggulan utamanya yaitu kemudahan untuk dioperasikan. Keberadaannya kini pun dianggap kebanyakan orang sudah mengalahkan fungsi dan kepopuleran laptop. Tapi apakah Tablet PC benar-benar pilihan yang tepat untuk spAcer dari pada laptop -yang kini terasa- lebih tradisional?

Jangan simpulkan dulu sebelum spAcer membaca artikel berikut ini. Di sini akan dirincikan perbandingan antara keduanya agar spAcer dapat memilih gadget mobile seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan spAcer.

Metode Input
Perbedaan paling mendasar dari tablet PC dan Laptop adalah minimnya keyboard dan mengandalkan touchscreen untuk pengoperasian pada tablet PC. Ini bagus jika melibatkan aplikasi yang memang lebih dibutuhkan menunjuk, menyeret atau mengetuk, namun ketika harus mengetik spAcer akan diminta untuk mengetik pada keyboard virtual.

Hasil: Laptop, cocok digunakan bagi mereka yang lebih banyak mengetik. Sedangkan tablet PC, bagi mereka yang sering melakukan interaksi sentuhan dengan layar.

Ukuran
Ini mungkin alasan terbesar spAcer untuk memilih tablet PC dibandingkan dengan laptop. Tablet memiliki ukuran kira-kira sebesar kertas A4 dengan beratnya yang rata-rata kurang dari 2 kilogram. Sedangkan laptop cenderung lebih besar dan lebih berat. Bahkan beberapa diantaranya masih tergolong kurang mobile lantaran tidak bisa masuk ke dalam tas kerja spAcer.

Hasil: tablet

Battery Life
Tablet didesain se-efisien mungkin apalagi untuk perihal daya. Sebagai perbandingan, laptop menggunakan hardware yang lebih kuat, komposisi baterai laptop sudah sangat jauh dengan internal tablet pc. Tablet kini mampu digunakan sampai sepuluh jam. Namun laptop rata-rata hanya akan berjalan selama sekitar tiga sampai empat jam dengan syarat beberapa sistem harus dikurangi.

Hasil: Tablet

Kapasitas Penyimpanan
Dalam rangka menjaga ukuran dan biaya, tablet PC harus memadatkan memori penyimpanan. Namun di sejumlah  negara, kini penyimpanan data virtual lebih mudah diakses. Hal ini dapat memudahkan spAcer untuk menyimpan serta membuka data dimana saja dan kapan saja. Namun semua tempat penyimpanan data virtual selalu ada maksimalisasi penyimpanannya. Sebagai perbandingan, kebanyakan laptop masih menggunakan hard drive konvenstional yang menang dengan kapasitas lebih jauh. Netbook saja yang sudah lebih minimalis dari pada laptop sudah sanggup menyimpan 160 gigabyte data.

Hasil: Laptop

Software
Dua platform utama yang mendukung tablet PC saat ini adalah Android dan iOS. Keduanya memerlukan aplikasi khusus untuk sistem operasinya. Beberapa diantaranya juga dapat tugas-tugas besar seperti laptop, namun tidak akan semaksimal laptop. Sedangkan laptop mampu mengoperasikan software mereka dengan mudah, namun masalahnya adalah kurangnya perangkat input kinerja hardware yang dapat mengerjakan beberapa fitur tablet PC .

Hasil: Laptop

Biaya
Tablet relatif baru di pasar Indonesia dan sebagai hasilnya, mereka cenderung membawa harga premium untuk teknologi baru mereka. Harga rata-rata untuk tablet PC adalah sekitar $499. Namun sebagai perbandingan saja laptop banyak ditemui dengan harga $300 sampai $400. Laptop masih memiliki keunggulan atas tablet PC apabila dilihat dari performa yang setara dan fitur.

Hasil: Seri

Kesimpulan
Baik laptop maupun tablet PC memiliki keunggulan masing-masing yang saling melengkapi. Masing-masing pengguna tentu mempunyai kebutuhan berbeda yang bisa dipenuhi oleh tablet atau notebook saja, atau mungkin keduanya. Namun inovasi teknologi yang terjadi –salah satunya oleh Acer-, memungkinkan kita sebagai pengguna mendapatkan keunggulan notebook dan tablet dalam satu perangkat sekaligus. Misalnya desain unik dan performa andal seperti yang dihadirkan oleh Acer pada tablet Acer Iconia W511 dan Aspire P3 Hybrid Ultrabook.