7 April 2021
Bagaimana Caranya Mengatasi Laptop yang Tiba-tiba Nge-hang?
Dalam perjalanannya, kinerja laptop Windows bisa terganggu oleh beberapa hal, misalnya seperti overheating, aplikasi yang terlalu besar, atau virus. Masalah-masalah tersebut kerap kali membuat laptop menjadi nge-hang bahkan mati mendadak. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan saat kamu sedang nge-game atau belum sempat menyimpan pekerjaan.
Namun, kamu nggak perlu panik berlebihan. Ada beberapa cara mengatasi laptop hang buat kamu yang sering mengalami masalah menyebalkan satu ini. Berikut ini cara ampuh mangatasi laptop nge-hang yang bisa kamu simak penjabarannya.
Baca Juga: Review Acer Nitro V 15 RTX 5050, Laptop Gaming Acer Terbaru!
1. Diamkan Sebentar & Jangan Tekan Tombol Apapun
Ketika laptop tiba-tiba hang, jangan langsung panik dan menekan banyak tombol. Diamkan sebentar selama beberapa menit agar sistem memiliki waktu untuk memulihkan diri. Seringkali, laptop hanya butuh waktu singkat untuk kembali berfungsi normal tanpa tindakan apapun.
2. End Task
Laptop hang seringkali disebabkan oleh program yang crash. Jadi, pertolongan pertama pada laptop hang adalah dengan menekan tombol CTRL+ALT+Del. Dengan menekan tombol tersebut, maka program Task Manager akan muncul. Setelah itu, hentikan software dengan pilih End Task. Software yang crash pun otomatis akan tertutup dan laptop dapat berfungsi dengan normal.
3. Restart Laptop
Jika laptop tidak kunjung merespons, langkah selanjutnya adalah melakukan restart. Tekan tombol power selama beberapa detik hingga laptop mati, lalu nyalakan kembali. Restart membantu menyegarkan sistem dan menghentikan proses yang membuat laptop hang.
4. Periksa Kapasitas RAM
Laptop yang sering hang bisa disebabkan oleh RAM yang sudah penuh. Periksa penggunaan RAM melalui Task Manager untuk memastikan kapasitasnya masih mencukupi. Jika RAM terlalu kecil untuk kebutuhan aplikasi yang dijalankan, pertimbangkan untuk melakukan upgrade RAM.
5. Menghapus BIOS Cache
Hang pada laptop juga bisa terjadi karena cache pada laptop yang begitu banyak. Masalahnya, nggak banyak orang yang memahami bagaimana cara mengakses BIOS cache.
Pertama-tama, kamu bisa lakukan force Shutdown terlebih dahulu. Kemudian, masuk ke BIOS dengan cara menggunakan F12, F11, F8, atau F2. Lalu, klik pada Advanced BIOS Features. Disable BIOS Cache dan tekan enter setelahnya.
Dengan melakukan disable pada BIOS Cache, kamu bisa membuat laptop menjadi nggak hang lagi karena sampah-sampah yang membebani sudah dihilangkan.
6. Update Sistem Operasi & Driver
Sistem operasi dan driver yang sudah lama tidak diperbarui bisa menjadi penyebab laptop hang. Lakukan update secara berkala agar sistem lebih stabil dan kompatibel dengan aplikasi terbaru. Update ini juga biasanya menyertakan perbaikan bug yang bisa mengatasi masalah hang.
7. Mengecek Kipas Laptop
Laptop yang mengalami panas berlebih kerap menjadi alasan mengapa laptop bisa hang bahkan mati sendiri. Overheating disebabkan oleh laptop yang nggak mampu menahan beban panas yang disebabkan oleh program berat atau kipas yang rusak.
Apabila laptop terlalu panas bahkan pada saat baru dinyalakan, ia pasti berpotensi hang bahkan mati total. Untuk itu, rajin-rajinlah buat mengecek kipas laptop ke counter atau ke service center resmi. Jika kipas laptop kamu terlalu kotor, debu di dalamnya akan dibersihkan sehingga ia bisa menyaring panas lagi dengan baik.
8. Periksa Harddisk atau SSD
Kondisi harddisk atau SSD yang bermasalah juga dapat memicu laptop hang. Jalankan fitur disk check atau gunakan aplikasi pihak ketiga untuk memeriksa kesehatan penyimpanan. Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan backup data penting dan ganti dengan harddisk atau SSD baru.
9. Install Ulang Sistem Operasi
Jika semua cara tidak berhasil, opsi terakhir adalah melakukan install ulang sistem operasi. Cara ini akan mengembalikan laptop ke kondisi awal dan menghapus error yang mungkin muncul dari software. Pastikan data penting sudah dibackup terlebih dahulu sebelum melakukan langkah ini.
Baca Juga: Rekomendasi Monitor Gaming 4K Terbaik dari Acer, Mana Favoritmu
Lewat koleksi Nitro dan Predator, Acer menghadirkan teknologi CoolBoost Fan, kipas, dan saluran-saluran pembuangan yang lebih baik 25% dari laptop di kelasnya. Ini membuat laptop nggak mudah panas dan menjaga performanya supaya tetap kencang. Buat kamu yang doyan main game adventure seperti Genshin Impact selama berhari-hari, teknologi pendingin dari Acer memang layak buat kamu coba.
Dengan Acer, kamu nggak perlu mengkhawatirkan masalah overheating dan kerusakan parah pada laptop. Apalagi, kamu juga akan mendapatkan garansi sampai dengan tiga tahun untuk spare parts dan service. Yuk, dapatkan laptop Acer melalui di Acer e-Store atau cabang Acer Exclusive Store (AES) terdekat di kota kamu sekarang juga!