2 September 2022

Memahami Tugas Utama Manajer dalam Perusahaan & Tips Sukses di Level Ini

Ketika mendengar kata “manajer” benak Anda pasti mengarah kepada suatu posisi pemimpin dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Dalam setiap perusahaan, tugas manajer secara umum dapat dimaknai sebagai seseorang yang bertugas memimpin, mengarahkan, dan mengawasi staf/karyawan.

Keberadaan manajer dibutuhkan sebagai atasan langsung atau pemimpin dalam sebuah tim. Oleh karena itu, seorang manajer juga dituntut untuk mampu mengatasi konflik yang mungkin timbul dalam sebuah tim yang dipimpinnya.

Setiap divisi atau departemen di suatu perusahaan pasti memiliki satu manajer yang akan berkoordinasi untuk mengarahkan agar divisi atau departemen tersebut bekerja dengan solid dan efektif. Tugas manajer juga memastikan tercapainya tujuan yang telah ditetapkan perusahaan, baik melalui kegiatan yang bersifat operasional maupun fungsional.

Tugas Manajer dan Ruang Lingkup Pekerjaannya

Setiap organisasi perusahaan pasti membutuhkan manajer, yang mampu menetapkan sasaran dan merencanakan segala yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran-sasaran tersebut. Perusahaan membutuhkan orang-orang yang mampu menjalankan tugas manajer, yakni mengorganisasikan dan mengatur berbagai hal sehingga sasaran-sasaran tersebut dapat tercapai.

Sebuah perusahaan membutuhkan orang yang dapat memimpin dan memotivasi orang lain dalam pekerjaan, demi menuju pencapaian sasaran-sasaran yang sudah ditetapkan. Manajer juga orang yang diharapkan bersedia menyingsingkan lengan bajunya dan turun langsung ke lapangan jika situasi menuntutnya bersikap demikian.

Tidak hanya itu, perusahaan juga membutuhkan orang yang dapat mengevaluasi apakah sasaran-sasaran perusahaan sudah dicapai secara efisien dan efektif, termasuk melakukan perubahan ketika dipandang perlu.

Tugas manajer bukanlah menyelesaikan tugas-tugasnya pribadi, tetapi membantu orang lain menyelesaikan tugas-tugas mereka dengan baik. Wujudnya dapat berupa koordinasi atas pekerjaan suatu kelompok dari departemen tertentu di dalam perusahaan, dapat pula berupa mengawasi pekerjaan individu di bidang tertentu.


Baca Juga: Cara Kerja ERP (Enterprise Resource Planning) Pada Pergerakan Roda Bisnis

Mengenal Tugas Manajer

Sukses atau tidaknya sebuah tim/divisi/departemen sangat bergantung pada peran dan kemampuan manajernya. Secara dasar tugas utama manajer adalah melakukan pengelolaan talenta maupun pengambilan keputusan yang memberi dampak positif bagi tim.

Secara khusus, tugas manajer juga mencakup beberapa hal sebagai berikut:

1. Planning.

Manajer dituntut untuk mampu merencanakan setiap strategi untuk mencapai target perusahaan, yang disesuaikan dengan kebijakan yang ada.

2. Mengatur dan Mengawasi.

Pada dasarnya, tugas manajer tidak hanya untuk memimpin saja, namun harus mampu mengatur dan mengawasi segala aktivitas yang ada di dalam manajemen. Dengan kata lain, manajer harus memastikan orang yang mereka pimpin bisa bekerja dengan baik, efektif dan efisien sesuai prosedur yang berlaku, demi dapat mencapai target.

3. Menentukan Standar.

Tugas manajer selanjutnya adalah menentukan standar kualitas kerja yang nantinya harus dipenuhi oleh setiap karyawan. Seorang manajer bisa menentukan acuan quality performance yang ada dalam tim-nya, yang linear dengan target yang ditetapkan perusahaan.

4. Mengadakan Evaluasi.

Selain mengatur dan mengawasi serta menetapkan standar kualitas, manajer juga bertugas melakukan evaluasi karyawan. Oleh karena itu, seorang manajer harus memiliki kemampuan untuk melakukan penilaian secara objektif terkait kinerja.

Selain itu, tugas manajer yang tak kalah penting adalah menjadi contoh atau teladan. Manajer harus bisa memberikan pengaruh positif kepada anggota tim. Itu sebabnya seorang manajer yang baik tidak hanya memberikan perintah, melainkan juga turun tangan apabila ada masalah.

Kemudian, seorang manajer juga harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Misalnya, ketika perusahaan telah menetapkan jam kerja maka seorang manajer harus orang yang pertama taat terhadap aturan tersebut. Ini diperlukan agar tercipta disiplin dalam lingkungan perusahaan.

Baca Juga: Menentukan Market Size untuk Keuntungan Bisnis Lebih Tepat dan Terarah

Tugas Manajer Menurut Tingkat Jabatan

Tugas manajer secara umum memang melakukan perencanaan, mengatur karyawan, menentukan standar dan melakukan evaluasi. Namun, tidak semua orang yang masuk dalam kategori manajer melakukan seluruh fungsi ini.

Pasalnya, tugas dan fungsi tersebut berlaku mengikuti tingkatan manajer dalam suatu perusahaan/organisasi. Tingkatan manajer tersebut terbagi menjadi tiga bagian, antara lain:

1. Manajer Lini Pertama

Ini merupakan posisi manajemen yang paling rendah dalam suatu struktur organisasi. Orang yang menempati posisi ini bertanggung jawab langsung terhadap operasional di lapangan.

Tugas manajer di tingkatan ini utamanya adalah memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial. Manajer di tingkatan ini umumnya menyandang jabatan supervisor, meski tidak semua organisasi perusahaan menyebutnya demikian. Beberapa istilah atau nama jabatan yang digunakan untuk kategori Manajer Lini Pertama ini adalah ForemanTeam Leader, Kepala Seksi, Kepala Bagian, atau Manajer Departemen.

2.Manajer Tingkat Menengah 

Tugas manajer di tingkatan ini adalah sebagai penghubung antara Manajer Puncak dan Manajer Lini Pertama. Seorang manager di tingkatan ini menerima strategi dan kebijakan organisasi, kemudian menerjemahkannya ke dalam rencana dan sasaran spesifik untuk diimplementasikan Manajer Lini Pertama.

Beberapa posisi atau jabatan yang masuk dalam kategori Manajer Tingkat Menengah ini adalah Kepala Departemen, Manajer Divisi, Project ManagerSite Manager, dan General Manager.

3. Manajer Puncak

Tingkatan ini acap kali disebut sebagai posisi top executive, yang mencakup beberapa jabatan seperti Chief Executive OfficerManaging DirectorVice PresidentChief Operation OfficerChief Financial Officer, dan jabatan lain yang masuk dalam struktur board of director.

Tugas manajer di tingkatan ini adalah bertanggung jawab terhadap seluruh arah dan operasional dari perusahaan. Tugas utamanya adalah membuat strategic planning secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan.

Baca Juga: Penerapan POAC untuk Manajemen Perusahaan Anda

Tips Menjadi Manajer yang Sukses

Secara umum, tugas manajer adalah sebagai fasilitator untuk menjaga keseimbangan manajemen dan mengontrol keseluruhan proses yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, untuk menjadi seorang manajer, seseorang harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang efektif. Kemampuan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Bijak

Agar mampu menjalankan tugas manajer dengan baik, seseorang harus mengatur manajemen dengan bijak. Kemudian, mengawasi setiap kegiatan yang berlangsung, sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

Terkait tugas mengatur dan mengawasi, seorang manajer hendaknya bersikap bijak, dengan memberi sedikit kebebasan kepada bawahan untuk bereksplorasi, dengan catatan selama tidak melewati batas aturan yang berlaku. Sedikit ruang kebebasan bagi bawahan ini diperlukan, karena jika manajer mengatur hingga hal-hal kecil, dikhawatirkan dapat memicu konflik dan dinilai arogan.

2. Menguasai Kemampuan Berkomunikasi

Komunikasi adalah faktor utama tugas manajer dapat tercapai dengan efektif. Ketika diangkat menjadi seorang manajer, seseorang harus menguasai cara berkomunikasi yang efektif agar segala kegiatan dapat dijalankan semaksimal mungkin. Memahami gaya komunikasi yang baik juga dapat meminimalisir timbulnya masalah mispersepsi.

3. Menentukan Tujuan

Seorang manajer yang memiliki tujuan akan memudahkan bawahan untuk bekerja. Tim atau departemen akan mempunyai target yang jelas untuk dicapai dan akan berusaha sebaik mungkin agar berhasil meraih sasaran yang telah ditetapkan.

4. Memperlakukan Karyawan dengan Baik

Ini terkait erat dengan tugas manajer yang harus menghadirkan pengaruh positif bagi tim. Ada beberapa cara memperlakukan karyawan dengan baik, seperti mengapresiasi, dan memberikan motivasi. Kemudian meluangkan waktu untuk mendengar kendala yang dialami, baik oleh tim maupun individu yang ada dalam tim tersebut. Perlakuan yang baik kepada karyawan juga harus bisa memberikan feedback yang membangun. Dengan cara ini, manajer akan disegani dan dapat memberi pengaruh positif.

Menjadi manajer bukan hal mudah karena membutuhkan tugas dan tanggung yang disebutkan pada paparan di atas. Sebab kepemimpinannya dalam sebuah tim  akan membantu tercapainya tujuan dari sebuah perusahaan tersebut.

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya