Perhatikan 7 Hal Ini Kalau Ingin Membuat Website Kekinian

December 20, 2018

Seiring berkembangnya zaman, maka semakin banyak orang yang menggunakan internet untuk berbagi dan mencari informasi. Nah, sekarang, kenapa spAcer tidak manfaatkan internet untuk membuat website sendiri? Cara membuat website sendiri bisa kamu pelajari, lho!

Dalam dunia pekerjaan, entah kamu melamar pekerjaan baru atau baru memulai proyek sampingan, kebanyakan orang akan mencari tahu tentang kamu secara daring. Salah satu caranya adalah lewat website pribadi sebagai jalan yang membantu membentuk personal branding yang kuat. Misalnya, kamu seorang desainer grafis, bisa membuat website pribadi untuk memamerkan semua portofolio kamu.

Sebagai anak millenial yang hidup berdampingan dengan teknologi, kamu tidak boleh ketinggalan untuk punya website pribadi. Berikut 7 cara membuat website agar tampil menarik dan kekinian.

Pilih platform Website Builder

Seiring semakin banyak orang membuat website sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan berhubungan dengan orang lain, maka semakin mudah pula membuat website. Saat ini, siapa saja bisa membuat sendiri tanpa harus memiliki pengetahuan tentang coding seperti HTML dan CSS. Kamu cukup memanfaatkan website builder terpercaya saja.

Website builder adalah cara termudah, termurah, dan tercepat membuat website. Di antara banyaknya platform website builder, platform yang paling populer adalah WordPress. Platform yang sudah memiliki lebih dari 60 juta pengguna ini gratis, mudah digunakan untuk pemula, dan dapat dikostumisasi. Jadi, jika kamu tertarik untuk membuat website yang terlihat profesional tanpa menghabiskan banyak uang atau belajar coding, pakai saja WordPress. Tapi, kalau kamu mau pakai platform website builder yang lain juga nggak masalah, kok.

Pilih nama domain dan penyedia hosting

Setelah menetapkan platform website builder, hal selanjutnya yang harus kamu siapkan adalah membuat nama domain dan hosting. Sebagai contoh, kamu menggunakan WordPress yang 100% gratis, tapi untuk nama domain dan hosting tidaklah gratis. Tapi jangan khawatir, kamu bisa membelinya dengan harga cukup terjangkau dan membayarnya per tahun.  

Tentunya punya nama domain dapat membuat website terlihat jauh lebih profesional. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengunjungi penyedia domain/hosting seperti ID Web Host, Rumah Web, dan sebagainya. Jika kamu berencana membuat website pribadi, alangkah baiknya gunakan namamu sendiri.

Install dan setting WordPress

Setelah kamu membeli nama domain dan hosting, sekarang saatnya membuat website menjadi online dan dapat diakses. Hal pertama yang harus dilakukan adalah install WordPress. Ada dua cara untuk install platform ini, yaitu melalui instalasi one click dan instalasi manual.

Umumnya, penyedia hosting telah mengintegrasikan instalasi one click untuk WordPress yang bisa kamu temukan di Control Panel akun hosting-mu. Jadi, meskipun setiap penyedia hosting memiliki Control Panel yang sedikit berbeda, proses instalasinya akan tetap sama. Namun, jika penyedia tidak memiliki instalasi one click, WordPress telah menyiapkan petunjuk bagaimana cara install WordPress secara manual. Tapi, agar kamu tidak menjadi ribet sendiri, lebih baik hindari menggunakan penyedia hosting yang tidak menyediakan instalasi one click.

Pilih template agar website terlihat profesional

Sekarang, kamu sudah dapat menggunakan website. Namun, desainnya masih sangat standar, sehingga terlihat kurang menarik. Jadi, cobalah mengatur template terlebih dahulu. Mungkin pernah mendengar “First impression is last impression”, hal ini ternyata berlaku untuk website. Alasannya, jika visitor mengunjungi website kamu dan ternyata tidak menemukan hal menarik di sana, maka visitor tak akan mengunjungi lagi. Oleh karena itu, website kamu harus terlihat menarik dan profesional agar visitor beta menjelajahinya.

Saat ini, ada banyak template WordPress gratis dengan beragam layout, font, warna, ikon, dan menu style sesuai kebutuhan. Untuk mengubahnya, masuklah ke dashboard WordPress, lalu klik Apperance di bagian kiri dashboard, dan pilih Themes. Nantinya, kamu akan melihat banyak pilihan template yang tersedia. Pilih yang kamu suka, lalu klik Add New.

Kostumisasi template yang kamu pilih

Setelah memilih template yang sesuai, jangan langsung merasa puas dan mengagumi website kamu. Cobalah untuk melakukan kostumisasi template yang sudah dipilih. Kostumisasi tersebut mencakup menambah halaman baru ke menu, mengubah ukuran, warna, dan font dari menu, editing gambar di galeri, memilih palet warna menarik, dan masih banyak lainnya.

Install beberapa plugin

Keuntungan lain yang ditawarkan WordPress adalah tersedia berbagai macam plugin untuk diunduh gratis. Saat ini, ada lebih dari 40.000 plugin di WordPress Plugin Directory, dan kamu bisa mendapatkannya dengan mudah. Plugin digunakan untuk menambah fitur ke website kamu tanpa harus melakukan coding apapun. Caranya sangat mudah, kamu cukup cek Plugin Directory, lalu kik Plugins dan pilih Add New di sidebar dashboard.

Bagi kamu yang masih pemula, ada beberapa plugin yang bisa dipertimbangkan untuk dipasang di website kamu. Sebut saja Yoast SEO yang merupakan plugin untuk membantu mengoptimalkan website dan konten pada search engine atau Akismet yang akan membantu menjaga kolom komentar di website bebas dari spam.

Dikemas menjadi mobile friendly

Di era digital ini, kamu tak dapat mengabaikan fakta bahwa banyak orang browsing via tablet atau smartphone. Maka itu, jika website kamu tidak responsif atau tidak mobile friendly, rasanya sulit untuk mendapatkan jumlah visitor yang besar. Jadi, pastikan untuk membuat website yang bisa diakses di perangkat mobile, ya.

SpAcer, seperti itulah beberapa cara membuat website agar disukai banyak orang dan betah berlama-lama pantengin website kamu. Sekarang, kamu bisa langsung mencobanya sendiri dan berkreasi sesuai keinginan. Yuk, mulai bikin website!

Baca juga: 5 Kreativitas Bikin Konten Video Supaya Banyak Followers