Trik Mengatasi Laptop Lemot

January 9, 2018

Notebook merupakan perangkat tepat bagi kamu yang sehari-harinya memiliki mobilitas tinggi. Di sisi lain, karena tingkat mobilitas yang tinggi dan padatnya jadwal sehari-hari, pemakaian notebook pun secara otomatis juga ikut meningkat. Seiring berjalannya waktu, semakin sering kamu menggunakan notebook, kemungkinan besar performa notebook bisa menurun alias lemot.

Jangan langsung merasa frustrasi dan buru-buru beli notebook yang baru, spAcer. Apabila akhir-akhir ini notebook kamu sering lemot, kamu bisa coba melakukan beberapa trik ini untuk mengatasinya.

Baca juga: Acer Swift 3: Laptop Super Stylish Dengan Spesifikasi Optimal

Uninstall Aplikasi yang Tidak Dipakai

Umumnya, saat kamu membeli notebook sudah dilengkapi berbagai program aplikasi di dalamnya. Namun, kebanyakan orang justru tidak pernah menggunakan program-program tersebut karena tidak tahu kegunaannya. Masalahnya, terkadang ada beberapa program yang menjalankan background process ketika kamu menggunakan notebook meskipun kamu tidak menggunakan program tersebut. Hal ini bisa berpotensi membuat notebook kamu lemot.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menghapus atau uninstall program-program aplikasi yang tidak pernah kamu pakai tersebut. Buka Control Panel, masuk ke halaman Programs and Features, lalu hapus program aplikasi yang tidak kamu pakai.

Lakukan Defrag pada Hard Disk

Defrag artinya “menata ulang” file digital pada partisi hard disk agar dapat diakses oleh sistem operasi secara lebih cepat. Dengan melakukan defrag, kamu bisa melakukan konfigurasi ulang hard disk dalam menyimpan informasi secara optimal. Hal ini dapat membantu kamu untuk meningkatkan performa notebook, dengan catatan tidak ada masalah yang terjadi pada hard disk kamu.

Baca juga: Acer Swift 7: Laptop Paling Ringan Di Dunia Untuk Mobilitas Tanpa Batas

Upgrade RAM

Random Access Memory (RAM) adalah memori penyimpanan sementara yang digunakan notebook ketika tasks dilakukan oleh program-program berbeda. Artinya, semakin banyak program yang kamu jalankan, semakin banyak pula RAM yang kamu butuhkan. Apabila tidak memiliki kapasitas RAM yang cukup, notebook kamu pasti akan lemot.

Biasanya, indikator utama notebook kamu tidak memiliki RAM yang cukup adalah jika notebook selalu lemot setiap kali kamu coba membuka file berukuran besar. Selain itu, apabila notebook kamu mendadak mengalami freeze saat membuka banyak program sekaligus, bisa jadi kamu butuh RAM yang lebih besar. Nah, kalau sudah begini, pertimbangkan untuk melakukan upgrade RAM pada notebook.

Ringankan Kinerja Web Browser

Tiada hari tanpa internet? Kemungkinan besar kamu menggunakan web browser setiap hari pada notebook. Semakin sering digunakan, web browser kamu akan bekerja lebih berat sehingga berpotensi membuat notebook lemot. Apalagi jika kamu menggunakan extensions atau add-ons pada web browser, kemungkinan notebook lemot pasti lebih tinggi. Untuk itu, coba hapus extensions atau add-ons yang tidak dibutuhkan. Trik ini bisa mengurangi beban kerja web browser sehingga notebook dapat berjalan lancar..

Reinstall PC/Windows

Apabila kamu sudah melakukan cara-cara di atas tapi tak kunjung berhasil, mungkin kamu memang harus melakukan instalasi Windows ulang. Pada Windows versi modern misalnya Windows 8, 8.1, dan 10, instalasi bisa dengan mudah kamu lakukan, jadi kamu tak perlu khawatir.

Kamu tak harus memiliki Windows Installation media terlebih dulu untuk install ulang Windows. Kamu bisa langsung menggunakan fitur Reset Your PC yang sudah ada pada Windows. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya lakukan back up data terlebih dulu karena install ulang Windows akan menghapus seluruh program yang pernah kamu install di dalamnya.

Kelima trik di atas bisa membantu mengatasi notebook kamu yang lemot. Namun, tidak ada salahnya melakukan pencegahan sedini mungkin, spAcer. Lakukan scan virus pada notebook menggunakan program antivirus secara rutin. Hal ini bisa mengurangi risiko terjangkitnya virus pada notebook yang dapat menyebabkan lemot. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?