Tips Bekerja Multitasking dengan Acer Swift 7

Ketika melakukan pekerjaan sehari-hari, spAcer dituntut untuk bisa menyelesaikan dengan cepat karena tak jarang bukan hanya satu jenis pekerjaan saja yang menunggu gilirannya untuk dikerjakan, namun harus 3 pekerjaan sekaligus. Tentu saja kamu tidak bisa melakukannya secara satu per satu karena jika demikian, akan ada pekerjaan yang terbengkalai sehingga pekerjaan pun tidak bisa terselesaikan secara tepat waktu. Untuk membantu pekerjaan multitasking kamu, sebaiknya kamu juga memakai tools yang bisa mendukung hal tersebut, seperti Acer Swift 7.

Untuk itu kamu perlu untuk bekerja secara multitasking. Jadi, tak hanya satu tapi beberapa pekerjaan harus dilakukan dalam waktu yang bersamaan agar semua bisa selesai tepat waktu. Namun, tak semua orang bisa bekerja secara multitasking, lho. Tak sedikit dari mereka yang mengalami kesusahan dalam mengelola informasi secara bersamaan sehingga bukannya pekerjaan selesai tepat waktu, tapi justru banyak yang terbengkalai. Nah, spAcer, berikut tips bekerja multitasking yang bisa kamu coba.

Baca juga: Seru-seruan Bareng Pawbo di Indo Pet EXPO 2017!

Kelompokkan Task yang Masih Berkaitan

Ketika mendapatkan seabrek pekerjaan dari atasan, tentunya hal ini akan membuat spAcer merasa berat untuk mengerjakannya dan khawatir tidak bisa menyelesaikannya secara tepat waktu. Sebaiknya hilangkan dulu rasa khawatir ini, ya. Ingat, sikap pesimis ini justru akan menghambat kamu mencapai keberhasilan. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memilah beberapa jenis pekerjaan tersebut. Satu, dua, atau tiga di antaranya pasti ada yang saling berkaitan. Nah, kerjakan beberapa pekerjaan yang saling berkaitan tersebut dalam waktu yang bersamaan.

Dengan mengelompokkan pekerjaan, hal ini akan membantu otak kamu bekerja lebih cepat. Berbeda kalau kamu mengerjakan pekerjaan yang tidak saling berkaitan dalam waktu yang sama. Ketika kamu berpindah dari pekerjaan satu ke lainnya tersebut, otak harus menyesuaikan informasi yang telah dicerna. Sehingga hal ini memerlukan waktu lebih banyak bagi otak menyesuaikan diri setiap kali kamu berganti task. Belum lagi jika ada gangguan yang bisa mengalihkan fokusmu. Kamu pun pasti akan semakin pusing memikirkan pekerjaan yang tak kunjung selesai.

Gunakan Tools yang Bisa Membantumu

Nah, bukan hanya otak kita yang harus bisa bekerja secara multitasking, tapi tools yang kita gunakan untuk bekerja juga harus memiliki kemampuan yang sama. Seperti laptop yang kita pakai untuk bekerja. Percuma saja jika kita bisa bekerja multitasking tetapi laptop tidak bisa mengolah data dengan cepat, sehingga hal tersebut sama saja akan membuang-buang waktu kita. Untuk menghemat waktu, pastikan kamu memiliki laptop dengan spesifikasi optimal yang bisa mendukung pekerjaanmu.

Seperti Acer Swift 7. Laptop yang satu ini sudah dibekali dengan prosesor Intel i7-7Y75 dengan ukuran RAM 8 GB. Selain itu, sistem operasi berupa Windows 10 dan baterai yang mampu bertahan hingga 9 jam bekerja, akan membantumu menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. Satu lagi yang menarik dari laptop ini adalah desainnya yang ramping sehingga praktis untuk dibawa ke mana saja. Jadi, tak ada salahnya kamu menjadikan laptop tipis ini teman setiamu dalam bekerja multitasking.

Baca juga: Memahami Tren Laptop Tipis di Industri Gadget

Buat To Do List dan Selalu Berpegang Teguh Pada Hal Itu

Tak cukup hanya dengan mengelompokkan pekerjaan yang berkaitan. Lalu bagaimana jika semua pekerjaan tidak ada yang berkaitan? Nah jika kondisinya seperti ini, kamu pun harus membuat to do list agar pekerjaan bisa lebih terorganisir. Untuk pekerjaan yang memiliki prioritas tinggi, letakkan pada nomor paling atas. Atau jika tidak ada deadline yang berarti, buat to do list berdasarkan pekerjaan yang mudah diselesaikan terlebih dahulu.

Dengan begitu, kinerja otak kita juga akan bekerja dengan baik. Semakin mudah pekerjaan, maka semakin cepat kita menyelesaikannya. Selain itu, otak juga masih dalam keadaan segar. Pekerjaan yang kita lakukan semakin sulit namun jika dilakukan secara bertahap hal itu lebih baik daripada mengerjakan pekerjaan yang sulit dulu.

Mengerjakan pekerjaan sulit tentunya akan menyita waktu lebih lama, bukan? Hal ini tentu saja akan berimbas pada pekerjaan lainnya yang menunggu untuk diselesaikan. Selain itu, hal ini juga akan memengaruhi mood kamu. Tak menutup kemungkinan setelah menyelesakan satu pekerjaan sulit, otakmu sudah kewalahan dan tidak mampu lagi mencerna informasi berikutnya dengan baik, sehingga hal ini pada akhirnya membuat kamu lebih malas mengerjakan yang sisanya.

Tak Hanya Laptop, Otak Kamu Juga Perlu Reboot

Seperti laptop yang dipaksa untuk bekerja secara terus-menerus, maka performanya pun juga akan menurun, bukan? Alhasil, ia akan menjadi lambat dalam mengolah data dan bahkan akan berhenti atau not responding. Hal ini juga bisa terjadi pada otakmu. Setelah bekerja secara multitasking selama beberapa jam, otak akan “panas” dan membuat kinerjanya menjadi lebih lambat. Solusinya, kamu juga harus melakukan reboot pada otakmu.

Caranya adalah dengan istirahat sejenak. Di sela-sela waktu kerjamu, sempatkan 30 menit untuk tidur lelap agar otak bisa kembali segar. hal ini bisa kamu lakukan ketika jam istirahat. Setelah itu, otak akan kembali segar dan kamu pun bisa melakukan pekerjaan multitasking dengan cepat dan akurat.

Berusaha Tetap Fokus

Distraksi dari luar adalah hal umum yang sering menjadi penyebab pecahnya konsentrasi kita dalam bekerja. Misalnya, teman atau rekan yang mengobrol, atau secara tidak sengaja kita mendengar percakapan orang lain di kantor karena suara mereka yang terlalu keras. Belum lagi rekan kerja sebelah yang rajin bertanya ini dan itu. Nah, kamu harus pandai menjaga fokusmu tetap tertuju pada pekerjaan yang kamu lakukan.

Caranya dengan memasang earphone. Dengan cara ini kamu hanya akan mendengarkan lagu tanpa mendengar orang lain. Atau kamu bukan tipe yang biasa bekerja sambil mendengarkan lagu, maka cobalah untuk mendengarkan instrumen tanpa syair. Musik seperti itu akan membuatmu merasa tenang dan lebih berkonsentrasi.

Intinya, hindarkan diri sejauh mungkin dari distraksi yang bisa mengganggu pikiran menjadi tidak fokus. Jika kamu harus berkomunikasi dengan klien melalui email, maka sementara matikan dulu notifikasinya dan setelah pekerjaan kamu selesai baru kamu berhubungan lagi dengan mereka. Atau jauhkan dulu dirimu dari telepon yang berdering. Meskipun hanya mengangkat telepon dan berbicara sejenak, ini akan membuat otakmu harus menyesuaikan informasi lagi ketika kembali ke pekerjaan sehingga cukup memakan waktu.

Pada awalnya, mungkin bekerja multitasking ini cukup memberatkan dan membuatmu kewalahan. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin sering spAcer melakukannya, maka kamu akan terbiasa. Ditambah lagi, jangan lupa juga memakai Acer Swift 7 sebagai teman multitasking kamu. Laptop ini memiliki spesifikasi yang optimal sehingga pastinya dapat membantu kamu bekerja secara mutitasking tanpa lemot. SpAcer, jangan lupa selalu terapkan tips-tips di atas ya!

Baca juga: Tips Mengatasi Laptop yang Tersiram Air

Related Article

 

© 2017 Acer Indonesia. All rights reserved