7 Tips Merawat PC Gaming Agar Performa Selalu Optimal

Main game kerap membuat orang lupa waktu. Benar begitu, spAcer? Rasanya susah untuk berhenti sebelum kamu berhasil mengalahkan seluruh musuh atau mendapatkan reward yang ditargetkan. Karenanya, memiliki PC gaming yang punya spesifikasi mumpuni merupakan hal penting untuk menunjang aktivitas gaming kamu.

Namun, hal tersebut tidaklah cukup. Kamu juga perlu merawatnya agar performa perangkat tetap terjaga. Jangan sampai perangkatmu mendadak mengalami lag di tengah game hanya karena kamu malas merawatnya, entah itu karena kondisi fisik atau pun software yang tak pernah di-update.

Nah, agar hal tersebut tak terjadi, kamu wajib melakukan beberapa hal berikut ini sehingga performa PC gaming tetap terjaga dan aktivitas bermain game pun tak akan terganggu.

Rutin Membersihkan Debu

Tips satu ini mungkin terdengar sangat mendasar, tetapi nyatanya tidak sedikit orang yang masih mengabaikannya. Sama seperti mesin lain yang memiliki bagian ventilasi, debu pasti akan masuk pada PC gaming kamu, spAcer. Seiring dengan berjalannya waktu, jika dibiarkan, debu dan kotoran akan menumpuk di dalam perangkatmu dan menutupi komponen-komponen penting di dalamnya, Akibatnya, PC kamu akan mengalami kesulitan dalam mengalirkan udara sehingga bisa menyebabkan overheating.

Setidaknya, selama tiga bulan sekali, luangkan waktu untuk membersihkan PC kamu. Semakin sering, tentu akan semakin bagus. Sebelum melakukan hal tersebut, jangan lupa untuk mematikan perangkat PC, memastikan bahwa sumber daya listrik (power supply) sudah berada dalam posisi off dan cabut semua kabel.

Jika kamu memasang case pada PC gaming, pastikan kamu untuk melepasnya juga. lakukan pemeriksaan kondisi case tersebut. Apabila terlihat kotor, segera bersihkan menggunakan air. Pastikan kondisinya benar-benar kering sebelum kamu memasang kembali case tersebut pada PC kamu ini.

Baca juga: Komputer Desktop vs Laptop: Mana yang Lebih Asyik untuk Gaming?

Instalasi Kabel yang Baik

Umumnya, setiap gaming PC dilengkapi dengan power supply yang kuat. Power supply semacam itu biasanya memiliki banyak sekali kabel. Jika menggunakan power supply modular, kamu mungkin tidak akan menemui masalah dalam hal instalasi kabel karena bisa memasang dan melepas kabel-kabel yang tidak digunakan secara mudah. Namun, bagi yang menggunakan power supply non modular, kemungkinan besar kamu akan berhadapan dengan instalasi kabel yang tidak rapi di sekitar PC.

Nah, kabel dengan kondisi yang tidak rapi berpotensi menyebabkan korselet, spAcer. Terlebih, kondisi tersebut juga dapat menutupi bagian kipas PC sehingga arus udara pun menjadi tidak lancar. Untuk mengatasinya, sebaiknya kamu memposisikan kabel di belakang motherboard. Jika menggunakan casing besar pada PC, kamu bisa menyediakan space di bagian belakang casing untuk tempat menyimpan kabel untuk dihubungkan ke masing-masing perangkat. Dengan begitu, kabel akan terlihat lebih rapi dan PC kamu pun mempunyai arus udara yang tak terhalang.

Update Driver Kartu Grafis

Performa suatu gaming PC ditentukan oleh banyak hal, salah satunya adalah kartu grafis. Kabar baiknya, merawat performa kartu grafis sama sekali tidak susah dilakukan selama kamu rutin melakukan update. Jika tidak dilakukan, sudah bisa dipastikan performa PC kamu akan menurun bahkan sampai mengalami lag berkelanjutan. Untungnya lagi, umumnya produsen kartu grafis seperti Nvidia dan AMD akan secara teratur memperbarui driver pada PC gaming yang kamu gunakan. Dengan begitu, kinerja PC kamu dapat selalu meningkat dan menyesuaikan diri dengan setiap permainan baru yang kamu install.

Baca juga: Killer Doubleshot Pro: Koneksi Super untuk Memaksimalkan Gaming

Defrag Hard Drive PC Gaming Kamu

Seiring dengan berjalannya waktu dan pemakaian yang meningkat, performa PC gaming bisa mengalami penurunan. Namun, kamu bisa mencegah hal tersebut dengan rutin melakukan defrag terhadap komponen hard drive-nya. Di dalam hard drive, terdapat berbagai sektor yang menampung data-data kamu PC kamu secara terpisah. Semakin sering kamu menggunakan PC, semakin banyak data yang ditampung hard drive. Hal inilah yang membuat hard drive harus bekerja lebih keras untuk mencari dan me-load data yang kamu minta.

Dengan melakukan defrag, cakram pada hard drive kamu tak perlu membaca sesuatu yang telah dihapus sebelumnya. Selain itu, langkah ini juga mampu meningkatkan organisasi internal dengan benar. Jika kamu tidak melakukan defrag, hard drive akan terus membaca sesuatu yang sudah tidak ada dan akan membuat PC gaming berjalan lebih lambat. Namun, kamu tak perlu melakukan defrag jika menggunakan SSD karena justru akan memperpendek usia SSD kamu.

Hapus Aplikasi yang Tak Terpakai

Setiap space yang tersisa pada disk perangkat PC sangatlah berharga. Kamu bisa memanfaatkan space tersebut untuk memasukkan game yang kamu ingin mainkan. Terlebih jika kamu tidak memiliki disk berukuran besar. Tentunya kamu harus melakukan pertimbangan ekstra dalam memilih game untuk diunduh.

Oleh sebab itu, kamu dianjurkan untuk menghapus berbagai aplikasi yang tak terpakai dari PC gaming, termasuk beragam aplikasi pre-installed yang biasanya sudah ada sejak kamu membeli PC. Untuk melakukannya, kamu bisa langsung membuka Control Panel, lalu klik “uninstall a program” di bawah bagian Programs. Jika menggunakan Windows 10, kamu juga bisa menghapus aplikasi dengan membuka Settings > System > Apps and Features. Kedua metode tersebut akan memberi tahu berapa ukuran setiap aplikasi dan kapan kamu melakukan install-nya.

Baca juga: Ada Promo Produk Gaming di Acer Day, Lho!

Jangan Menjalankan Program Lain Saat Main Game

Saat tidak bermain game, hal-hal lain apa yang biasanya kamu lakukan dengan PC gaming, spAcer? Mayoritas dari kamu mungkin akan menjawab browsing dan membuka akun media sosial. Program atau aplikasi tersebut memang sangat berguna dan menyenangkan untuk dibuka saat kamu tak sedang bermain game. Namun, saat bermain game, sebaiknya kamu menutup seluruh program lain agar seluruh sistem bisa tertuju maksimal pada aplikasi game yang sedang kamu buka. Dengan begitu, aktivitas gaming bisa berjalan lebih optimal.

PC Gaming acer

Aktif Scan Virus pada PC Gaming dan Update Software

Melakukan update pada kartu grafis akan membuat hardware PC kamu berjalan optimal. Namun, hal tersebut tidaklah cukup, spAcer. Kamu juga harus aktif men-scan PC dari adanya virus malware sekaligus melakukan update pada software yang kamu gunakan. Biasanya, update software kerap menambahkan beberapa fitur baru dan melakukan optimisasi performa. Ia akan meningkatkan aspek keamanan sehingga perangkat kamu bisa aman dari ancaman online.

Semakin banyak program yang kamu install, semakin susah bagi PC untuk melacak seluruh update yang dibutuhkan. Untungnya, kamu bisa menggunakan program seperti Secunia Personal Software Inspector untuk mempercepat proses tersebut. Program ini akan melakukan scanning sistem kamu dan memisahkan software ke dalam beberapa bagian, termasuk memisahkan software yang sudah up-to-date dan software yang membutuhkan update.

Selain menerapkan tujuh hal di atas untuk menjaga performa PC gaming, pastikan kamu juga selalu berhati-hati dalam mematikan perangkatnya, spAcer. Seletih apa pun kamu setelah bermain game, jangan pernah mematikan PC dengan cara mencabut sambungan listrik secara langsung. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada komponen PC kamu.

Sudah paham bagaimana merawat PC gaming kamu supaya performa selalu terjaga dengan baik kan? Segara terapkan dan happy gaming, spAcer!

Baca juga: Predator Helios 300, Latop Gaming yang Ramah di Kantong

Related Article

 

© 2017 Acer Indonesia. All rights reserved