4 Tips Anti Stres Mengatasi Tumpukan Deadline

Ketika menjalankan bisnis startup, kamu akan sering berhadapan dengan yang namanya deadline. Mulai dari bahan presentasi hingga kuota produk, semua harus bisa tercapai sesuai dengan jadwal yang telah ditargetkan. Namun, deadline yang begitu padat kerap menjadi tekanan tersendiri bagi anggota tim hingga terkadang target pun meleset. Untuk menghindari hal tersebut, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut ini.

Jadwalkan Deadlines Secara Masuk Akal

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menjadwalkan deadline secara masuk akal. Jangan sampai proyek yang seharusnya harus dikerjakan selama tiga hari justru kamu atur deadline-nya hanya dalam semalam. Pikirkan matang-matang setiap langkah yang diperlukan untuk memberi hasil maksimal, lalu perkirakan tenggat waktu yang paling tepat untuk proyek tersebut.

Baca juga : Tips Sederhana Mengembangkan Bisnis dari Sang Ahli

Jika memang sebuah proyek melibatkan pihak ketiga, kamu selalu bisa melakukan negosiasi terkait deadline, kok. Dengan mengatur jadwal deadline sendiri, tidak ada lagi alasan bagi kamu untuk mengabaikan deadline tersebut.

Jadwalkan Deadlines

Komunikasikan kepada Anggota Tim Secara Individual

Sebagai contoh, kamu baru saja mendapat proyek dari klien baru dan menyampaikannya kepada seluruh anggota tim melalui rapat. Nah, perlu diingat bahwa setelah rapat selesai, belum tentu setiap anggota rapat memiliki pemahaman sama dengan apa yang baru saja kamu sampaikan.

Baca juga : 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Mulai Menerapkan E-Learning

Menghindari kesalahpahaman atau miskomunikasi pada proses pengerjaan proyek, coba luangkan waktu untuk berbicara secara individu kepada para anggota tim. Cari tahu tingkat pemahaman mereka terhadap proyek atau jika mereka membutuhkan bimbingan lebih dari kamu. Dengan cara ini, kamu juga bisa lebih mudah memonitor performa mereka.

Komunikasikan

Berpikirlah dengan Konsep 80/20

Kevin Eikenberry, seorang konsultan dan ahli leadership, menerapkan konsep 80/20 dalam menghadapi deadline. Menurutnya, 80% nilai dari hasil pekerjaan berasal dari 20% usaha kamu. Atau bisa juga sebanyak 80% hasil berasal dari 20% kerja keras kamu. Kedua hal tersebut merupakan contoh aplikasi konsep 80/20 untuk membuatmu lebih paham dalam mengatasi deadline.

Ketika waktu menjadi sebuah “lawan”, kamu harus bisa fokus pada bagian paling penting dari suatu proyek atau hasilnya. Pastikan saja bahwa hal yang kamu kerjakan mampu memberikan hasil yang sepadan dengan usaha kamu.

Berpikirlah dengan Konsep (1)

Gunakan Digital Platform untuk Mengikuti Perkembangan Tugas

Digital platform tidak hanya berfungsi untuk memfasilitasi komunikasi antar anggota tim, tetapi juga bisa kamu manfaatkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Kamu hanya perlu menggunakan platform yang tepat. Kini, sudah cukup banyak aplikasi web seperti maupun mobile yang didesain untuk membagi pekerjaan menjadi proyek-proyek tertentu sehingga tim bisa melacak perkembangannya.

Hal ini tentu akan sangat membantu apabila beberapa anggota tim kamu bekerja secara remote. Jadi, meskipun terhalang oleh jarak, kamu dan para anggota tim masih bisa berkomunikasi dan bekerja bersama untuk menaklukkan berbagai deadline.

Keempat cara di atas sangat membantu kamu untuk mengatasi berbagai deadline yang tumpang tindih. Mulai sekarang, tidak ada lagi alasan deadline terbengkalai, ya. Good luck untuk kamu dan seluruh anggota tim!

Baca juga : Pilihan Aplikasi Keren Untuk Presentasi di PowerPoint

Related Article

 

© 2017 Acer Indonesia. All rights reserved