Beragam Startup Menarik di Asia yang Inspiratif!

Berkembangnya dunia digital bisa kamu lihat dari semakin banyaknya jumlah startup Asia yang muncul, terutama di wilayah Asia. Hanya pada tahun 2014, TechInAsia mencatat setidaknya ada enam puluh perusahaan yang berhasil meraih predikat unicorn, yakni memiliki valuasi senilai lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp 13,2 triliun. Jumlah tersebut naik 700% dari tahun sebelumnya yang hanya memiliki empat perusahaan dengan predikat unicorn!

Jumlah tersebut tentu belum termasuk startup Asia lainnya yang masih berada dalam tahap perintisan. Dari sekian banyak startup yang ada di Asia, kamu bisa melihat beberapa yang paling menarik di bawah ini.

 

Startup Asia

One97 Communications

Didukung oleh Alibaba Group, startup asal India ini menjadi terkenal setelah merilis Paytm, platform pembayaran secara mobile. Paytm menawarkan beragam cara kepada pengguna untuk melakukan top-up pada akun online mereka. Hal ini menjadi fitur yang sangat penting karena banyak warga India tidak memiliki rekening bank atau kartu kredit. Bahkan baru-baru ini, Paytm telah diresmikan oleh pihak otoritas perbankan India sebagai salah satu metode pembayaran di sana. Benar-benar peluang yang bagus bagi Paytm untuk melebarkan layanan fintech mereka.

 

Startup Asia

Pet Widget

Bagi yang memelihara hewan di rumah, kamu pasti pernah merasa bingung ketika hewan peliharaan kamu mendadak hilang. Hal tersebut jugalah yang dialami oleh Ivan Loh, founder dari Pet Widget. Ia pun menciptakan aplikasi dari Singapura ini dengan mengembangkan Near-Field Communication (NFC) dan QR Code. Nah, kalau kamu melakukan scan pada QR Code yang terdapat dalam badge hewan peliharaan, aplikasi Pet Widget akan menampilkan detail informasi seperti nama pemilik, riwayat alergi, hingga masalah kesehatan hewan peliharaan kamu.

 

Startup Asia

Ofo

Startup dari Cina ini menghadirkan layanan bike sharing yang bisa digunakan di wilayah sekitar universitas. Awalnya Ofo diciptakan sebagai gerakan go green yaitu mengurangi polusi di sekitar wilayah universitas. Agar penggunanya lebih nyaman, aplikasi Ofo dilengkapi sistem keamanan yang dapat mendeteksi keberadaan sepeda selama digunakan. Aplikasi ini pun direspon baik oleh masyarakat Cina. Saat ini Ofo memiliki 70.000 sepeda di berbagai kampus yang tersebar di 20 kota di Cina dan setiap harinya Ofo mendapatkan ribuan konsumen dari berbagai kota.

 

iflix acerleration

iFliX

Kalau kamu penggila film, aplikasi dari Malaysia ini pasti jadi pilihanmu. iFliX merupakan layanan untuk menikmati film secara streaming dengan sepuluh ribu jenis film serial TV atau sinema dari berbagai negara. Perkembangan iFliX ini ternyata sangat menjanjikan, bahkan dinilai mampu menjadi pesaing perusahaan streaming ternama dari Amerika, Netflix. Bekerja sama dengan perusahaan ternama yang bergerak di industri hiburan, di antaranya Disney, Warner Bros, dan Paramount, iFliX dikabarkan semakin melebarkan sayapnya untuk menjaring wilayah di luar Asia, yaitu Afrika dan Eropa.

 

ivis acerleration

iVIS

Harga listrik di Indonesia sepertinya semakin mahal saja, ya? Kamu pun harus pintar berhemat demi menekan pengeluaran listrik. Menyadari masalah tersebut, Reneon Technologies menciptakan produk iVIS untuk membantu mengecek penggunaan listrik secara digital. Produk ini menjadi sistem monitor yang juga membantu penghematan energi listrik. Para penggunanya dapat mengecek secara real-time berdasarkan data yang terkumpul melalui wireless sensors dari perangkat yang terpasang di lokasi.

iVIS terdiri dari dua bagian, yakni hardware dan software. Apabila bagian hardware berbentuk sebuah boks yang dapat dipasang sendiri di rumah, maka bagian software berfungsi untuk memantau penggunaan listrik secara real time. iVIS akan memberi tahu jika ada lonjakan penggunaan listrik yang tidak normal. Produk ini dapat membantu pengawasan dari skala kecil yaitu rumah, lalu bank, hingga kota dalam penggunaan listrik.

Meski bergerak pada bidang bisnis yang berbeda, jika diperhatikan lagi, kebanyakan startup di atas berangkat dari hal yang sama, yaitu masalah sederhana yang ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Kamu pun bisa melakukan hal yang sama. Tidak ada kata terlambat untuk memulai bisnis startup. Buka mata dan telinga lebar-lebar untuk menemukan isu yang bisa kamu angkat, selanjutnya lakukan berbagai analisis untuk membangun startup yang mampu menyediakan solusi dari isu tersebut. Selamat berkarya!

Referensi:

Related Article

 

© 2017 Acer Indonesia. All rights reserved