Tiga Karakter Penting dalam Startup: Hustler, Hipster, dan Hacker

Di balik kesuksesan berdirinya startup digital, ada sebuah tim kuat di dalamnya. Dikutip dari Linkedln, Dave McClure dari 500 Startups mengatakan bahwa setiap startup harus memiliki tim yang terdiri dari hipster, hustler, dan hacker. Ketiga karakter inti yang biasa disebut sebagai The Startup Triangle Team ini memang dibutuhkan untuk menjadi pondasi dalam membangun startup.

Lantas, mengapa dianggap penting? Sebuah startup bisa sukses, tak hanya didukung ide dan modal saja, tetapi juga kolaborasi tim eksekusi yang baik. Di sinilah peran hipster, hustler, dan hacker dibutuhkan dalam mengisi dan mendukung performa sebuah startup. Jadi, jika kamu berencana untuk membuat startup, pastikan timmu diisi dengan sosok-sosok yang berperan sebagai hipster, hustler, dan hacker, ya.

  hustler acerleration

  1. Hustler (Marketing & Business)

Setiap tim membutuhkan visioner dalam satu hal: jualan. Dalam dunia startup, posisi ini disebut hustler. Kebanyakan hustler adalah pimpinan atau CEO sebuah perusahaan sehingga ia menjadi bagian penting dari keberhasilan perusahaannya. Oleh karena itu, seorang hustler dituntut dapat menjual ide ke investor, melakukan pitching produk ke konsumen, membentuk networking hingga fokus pada masalah manajemen perusahaan.

 

hipster acerleration

  1. Hipster (Design & User Experience)

Salah satu pembeda utama di dunia teknologi dewasa ini adalah desain. Jadi, tak heran bila sebuah startup membutuhkan orang kreatif dan memiliki passion di bidang desain, yang dikenal dengan sebutan hipster. Seorang hipster harus memiliki cita rasa yang baik sehingga mampu mencitrakan startup-nya sebagai sebuah brand yang bagus sekaligus mengemas tampilan website atau aplikasi brand lebih user friendly.

 

hacker acerleration

  1. Hacker (Engineer & Developer)

Terakhir adalah hacker, yaitu seseorang yang bertanggung jawab dalam bidang teknologi. Seorang hacker harus memiliki keterampilan dasar dunia programming atau coding, baik mengenai teknologi yang diinginkan pelanggan hingga membuat platform yang tujuannya untuk mengembangkan bisnis.

Sebenarnya, ada beberapa perusahaan sukses hanya dengan mengandalkan solo founder. Namun, jarang sekali ada orang yang memiliki ketiga kemampuan tersebut sekaligus. Oleh karena itu, kehadiran hipster, hustler, dan hacker itu penting dalam membangun perusahaan digital seperti startup.

So, apakah kamu memiliki kemampuan dari tiga karakter tersebut? Kalo iya, gak ada salahnya kamu mencoba bergabung di dunia startup. Siapa tahu bidang ini menjadi profesi kamu ke depannya.

 

Referensi artikel:

LinkedIn: Hacker, Hustler and Designer: building your startup’s dream team.

Forbes: The Dream Team: Hipster, Hacker, dan Hustler

Related Article

 

© 2017 Acer Indonesia. All rights reserved