Sejak Dini Kenal Gadget dan Internet, Mengapa Tidak?

Beberapa waktu yang lalu, dalam wawancara dengan salah satu website parenting, ada pertanyaan terkait dengan masalah internet dan gadget.

Apakah saya sudah mengenalkan internet dan gadget kepada ketiga putri saya yang berusia 13 tahun, 9 tahun dan 4 tahun?

Apakah saya dan suami memberikan kebebasan kepada anak-anak mengenal internet dan gadget mengingat banyak plus minusnya? 

Tak bisa dipungkiri, sekarang ini adalah jaman digital yang merambah seluruh sisi kehidupan, termasuk pada kehidupan anak-anak yang lahir pada era milenia. Dibandingkan dengan kehidupan masa kanak-kanak saya, anak-anak sekarang sudah paham dengan segala hal yang berbau digital. Bahkan tak sedikit di antara anak-anak itu lebih canggih pemahamannya tentang digital dibandingkan orangtuanya sendiri.

Generasi digital natives, demikian sebutan untuk anak-anak kita. Mengapa demikian? Karena sejak awal kehidupannya, sudah mengenal gadget dan teknologi digital. Anak sekarang pintar-pintar, dan adalah kewajiban orangtua untuk lebih pintar lagi dari anaknya.

Untuk masalah gadget dan teknologi digital, saya dan suami sepakat tidak ada salahnya mengenalkan anak-anak pada gadget dan digital sedari mereka kecil. Daripada mereka mencari tahu dari teman-temannya, lebih baik kami yang mengenalkannya, tentu saja dengan batas-batasan dan pendampingan.

Iconia B1_Lifestyle pic_01_hd

Ilustrasi: Anak dan Gadgetnya

 

Mengapa ada batasan? Era digital cenderung bebas sebebasnya dalam mengeluarkan atau menerbitkan informasi. Ada informasi yang baik, tak sedikit juga yang buruk bahkan cenderung menakutkan terutama untuk pergaulan anak-anak.

Sampai saat ini, saya memang belum membelikan gadget untuk dimilikinya sendiri. Anak-anak mengakses informasi dunia digital melalui smartphone dan tablet yang saya miliki. Kami menekankan pada anak-anak bahwa gadget adalah barang mewah yang baru bisa miliki jika mereka sudah bisa bertanggungjawab dengan merawat si gadget atau mempunyai penghasilan sendiri.

Dengan perkembangan teknologi digital dan gadget, produk-produk digital atau gadget yang beredar di pasaran pun semakin canggih dan membuat silau mata untuk memilikinya. Berbagai aplikasi pun ditanamkan pada produk-produk digital/gadget tersebut, dan tidak sedikit aplikasi tersebut membuat orangtua seperti saya harus mempelajarinya dulu dengan seksama sebelum memutuskan untuk berada di gadget yang kami miliki.

Karena gadget kami juga diakses oleh anak-anak, setiap aplikasi yang ada harus kami ketahui fungsi dan manfaatnya. Misalnya saja apakah aplikasi tersebut hanya sekedar untuk bermain atau ada manfaatnya untuk pengetahuan anak. Kami tidak ingin anak hanya sekedar bermain dengan aplikasi tersebut namun tidak mendapatkan sesuatu yang lebih. Untuk apa menghabiskan waktu berjam-jam kalau setelah mengutak atik aplikasi tersebut namun pengetahuan mereka tidak bertambah?! Setidaknya, setelah anak-anak bermain-main dengan gadgetnya mereka bisa menghasilkan atau menciptakan karya.

Begitupun dengan berinteraksi di dunia maya/internet, kami memberlakukan jam “kunjungan” atau berinteraksi di internet. Kami tidak ingin anak-anak sembarangan berinteraksi di dunia maya. Dalam pergaulan dunia maya yang luas, kami tetap memantau apa yang mereka akses, bagaimana mengaksesnya dan apa yang didapatnya dari mengakses atau browsing di internet.

Dengan berbagai batasan tersebut, sebagai orangtua tidak ada salahnya saya berharap produsen gadget untuk menyediakan fitur atau aplikasi yang bisa memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak untuk mengaksesnya, sehingga orangtua tidak perlu khawatir lagi.

Karena sebagian besar waktu anak diisi dengan bermain dan belajar, aplikasi yang diharapkan pun tentunya yang bisa menemani anak-anak bermain dan belajar. Aplikasi yang bisa memberikan manfaat sehingga anak bisa kreatif dan tidak membuang waktu dengan bermain gadget.

Bagaimana menurut Anda? (***)

 

Penulis:

Indah Julianti adalah seorang blogger yang tergabung dalam Kumpulan Emak-emak Blogger KEB). Ibu dari tiga orang anak ini aktif berbagi di social media dan komunitas blogger, baik online maupun offline.

 

Related Article

2 Responses to Sejak Dini Kenal Gadget dan Internet, Mengapa Tidak?

 

  1. ekotrie says:

    dr acer, laptop yg cocok buat anak kelas 6 sd tipe apa ya?

    1. Dr. Acer says:

      Dear Ekotrie, untuk pemula, mungkin bisa pertimbangkan Slim Aspire V5-131 dengan harga mulai dari Rp 3,299,000 hingga Rp 3,899,000 🙂

© 2016 Acer Indonesia. All rights reserved