Pentingnya Menulis Jurnal untuk Evaluasi Diri

Mendekati akhir tahun kebanyakan dari kita sudah mulai ‘galau’ memikirkan apa saja yang sudah kita lakukan pada tahun ini. Dan tentunya kalau mengingat-ingat dengan memori kita yang terbatas, sudah nggak ke-track lagi apa saja yang terjadi sepanjang tahun 2012. Padahal, untuk mulai mengevaluasi diri, kita harus tahu apakah kegiatan yang sudah kita lakukan sesuai dengan rencana kita sebelumnya (jika sempat membuat resolusi tahun lalu), atau apakah kegiatan kita sudah membuat kita berkembang menjadi orang yang lebih baik lagi. Di saat seperti inilah, membuat jurnal, seperti menulis blog secara rutin menjadi penting.

Setiap akhir tahun, saya akan rutin mengecek arsip blog saya untuk evaluasi diri. Saya punya 2 blog (oke, sebenarnya ada banyak, tapi mari kita anggap saya punya 2 blog yang paling utama). Blog pertama adalah tempat saya menulis journal of expertise, berisi tips dan pengalaman yang menyangkut keahlian saya seperti menulis dan berbisnis, isinya lebih profesional. Blog kedua berisi journal of reaction, tempat saya menulis secara rutin setiap harinya, tulisannya lebih pendek dan spontan, tentang orang-orang yang saya temui, reaksi saya terhadap hal yang saya lihat, rekaman reaksi pembaca terhadap tulisan saya, hingga curhatan-curhatan manusiawi lainnya 😀

Dari kedua blog ini, saya bisa menelusuri dari bulan ke bulan dan mengevaluasi yang sudah saya lakukan di bidang-bidang yang penting bagi diri saya seperti:

  • Bisnis yang saya jalankan
  • Jumlah buku yang saya tulis
  • Sharing yang saya lakukan kepada masyarakat
  • Impact kegiatan saya terhadap orang lain
  • Penghargaan yang diberikan pada saya
  • Hobi dan kesenangan
  • Agama dan spiritualitas
  • Penghasilan dan pengaturannya
  • Kesehatan dan kebugaran
  • Hubungan dengan orang-orang terdekat
  • Langkah menuju mimpi berikutnya

Menambahkan tags yang relevan pada blog post kita akan sangat membantu dalam mengukurnya. Misal, saya memberikan tag #olliereader setiap kali ada pembaca yang mengapresiasi tulisan saya. Dari situ, saya bisa tahu impact positif dari tulisan saya yang akan memotivasi saya untuk menulis lebih produktif lagi di tahun depan.

Dari mengecek journal juga saya jadi tahu kalau saya menemukan cara baru yang menyenangkan untuk mulai berolahraga rutin setiap hari yaitu mengikuti video senam di YouTube 😀 dan saya juga jadi tahu, paling tidak ada 3 rencana saya yang tidak bisa diwujudkan tahun ini, namun ada banyak hal yang tidak terencana jadi terwujud. Seperti kata Shirley Ann Jackson, “Aim for the stars so that you can reach the treetops, and at least you will get off the ground.”

Journaling surely will help us improve ourselves.

Selamat menulis jurnal!

Related Article

One Response to Pentingnya Menulis Jurnal untuk Evaluasi Diri

 

  1. Mediatech says:

    Wah ternyata blogging (bagi sebagian orang) bisa juga menjadi jurnal pribadi untuk evaluasi, introspeksi dan memperbaiki diri. Kalau saya sih nge-blog hanya sekedar iseng saja, biarpun tak dipungkiri saya telah mendapatkan manfaat baik materi maupun non materi dari aktifitas tsb. So, saya sangat mengapresiasi tulisan ini dan keep blogging ya..

© 2016 Acer Indonesia. All rights reserved