Acer Aspire One 522: Review

Setelah kehadiran Acer Aspire 4253 dengan APU AMD pertama, kini Acer kembali menghadirkan solusi berbasis APU AMD. Produk ini diberi nama Aspire One 522. Kali ini, APU yang digunakan adalah AMD C-50 dan kategorinya adalah netbook. Apa? Netbook? Ya, ini adalah netbook yang dimotori APU AMD. Apa kelebihannya? Mari kita simak ulasan berikut.

 

Apa itu AMD C-50?

Prosesor AMD yang digunakan pada Aspire One 522 adalah salah satu prosesor Fusion pertama dari AMD, C-50. Prosesor Fusion ini ada hasil penggabungan dari prosesor dan VGA. Ya, AMD C-50 adalah gabungan dari sebuah prosesor AMD dual-core dengan sebuah VGA AMD (Radeon HD 6250). AMD menyebut hasil gabungan CPU dan VGA ini sebagai APU (Accelerated Processor Unit).

AMD C-50 adalah APU yang dirancang untuk netbook dan bahkan tablet. APU ini memiliki 2 core yang berkecepatan 1 GHz. Jangan salah sangka. Meski hanya 1 GHz, C-50 ini memiliki sistem kerja seperti prosesor modern. C-50 menggunakan metode eksekusi out-of-order, dimana perintah dapat dikerjakan berdasarkan prioritas dan urutan yang paling tepat untuk memastikan proses berjalan secepat mungkin. Hal ini sangat berbeda dibandingkan Atom yang menggunakan metode in-order, dimana semua perintah akan dikerjakan secara berurutan, tergantung perintah mana yang lebih dahulu diberikan. Dalam kondisi multi-tasking, seharusnya C-50 mampu menawarkan kecepatan yang lebih baik.

 

Aspire One 522: Jagoan Multimedia HD

Hal apa yang dirasakan kurang pada netbook Atom? Yang paling nyata adalah ketidakmampuannya menjalankan video Full HD dengan baik. Beberapa jenis video tidak dapat berjalan dengan mulus pada prosesor Atom, bahkan yang memiliki dual-core (N550) sekalipun. Oleh sebab itu, Acer Aspire One 522 hadir sebagai netbook berkemampuan multimedia tinggi.

Tersedianya port HDMI dan layar dengan resolusi HD (1280×720) adalah indikasinya. Acer Aspire One 522 menjanjikan kemampuan memutar video full HD (1080p) dalam format apapun. Kemampuan grafisnya ini juga menjanjikan beberapa keunggulan apabila Anda menggunakan software yang mampu memanfaatkan sistem grafis untuk meningkatkan kinerja. Sebagai contoh, Windows 7 akan berjalan lebih baik, karena dari sisi tampilannya, Windows 7 sudah dirancang untuk memanfaatkan kemampuan grafis, bukan hanya prosesor.

 

Performa (SYSmark 2007)

Sebagai wakil dari segala pengujian kinerja yang dianggap valid oleh beragam institusi IT dan para produsen, kami menggunakan SYSmark 2007 sebagai acuan. Program ini adalah perpaduan dari berbagai software yang umum digunakan seperti Microsoft Office dan beragam program produk Adobe.

Berdasarkan hasil pengujian ini, prosesor AMD C-50 membantu Acer Aspire One 522 ini memperoleh performa di atas Atom N550 (Dual Core). Tentu saja, AMD C-50 memiliki performa masih di bawah AMD E-350 (Acer Aspire 4253). Berikut adalah perbedaan performa lebih detail (terhadap netbook dengan Atom Dual Core).

Ternyata, meski Atom Dual Core memiliki 2 core dan 4 thread, netbook dengan prosesor ini masih jauh tertinggal dalam segala aspek pengujian, jika dibandingkan dengan AMD C-50.

 

Kemampuan VGA (3DMark 06)

Program tes ini bisa ditemukan online (www.futuremark.com). 3DMark 2006 adalah acuan umum yang universal untuk pengujian VGA. Versi ini adalah yang umum digunakan untuk VGA entry-level.

Hasil yang cukup mengejutkan, bukan? Ternyata, kemampuan VGA pada netbook Aspire One 522 ini mampu mengalahkan Pentium Dual Core P6000 (Intel HD) dan Pentium Dual Core T4500 (4500MHD). Meski masih tertinggal dari “kakaknya”, AMD E-350, APU AMD C-50 pada Aspire One 522 ini jelas memiliki tenaga untuk menjalankan beragam aplikasi multimedia yang berhubungan dengan video. Akan tetapi, dengan nilai yang diperolehnya, game yang bisa dimainkan memang terbatas pada game flash dan game 3D lawas yang ringan. AMD Radeon HD 6250 pada netbook ini memang tidak dirancang untuk memainkan game 3D yang berat.

 

Memutar Video Full HD (1080p)

 

 

Memutar video High Definition (HD) adalah hal yang susah dilakukan netbook. Menjalankan video 1080p (Full HD) adalah hal yang mustahil. Bahkan, beberapa notebook murah pun mengalami kesulitan menjalankan video Full HD. Bagaimana dengan Acer Aspire One 522?

Acer Aspire One 522 tidak mengalami masalah sama sekali dalam menjalankan video Full HD dalam format apapun. Selama player Anda bisa memanfaatkan VGA yang tersedia (DXVA), Anda bisa memutar film apapun yang tersedia di pasaran saat ini tanpa masalah yang berarti.

Jika Anda memiliki bandwidth Internet cukup baik, Acer Aspire One 522 ini bahkan mengizinkan Anda untuk melakukan streaming video Full HD (1080p) melalui Youtube dengan lancar.

 

Pengujian daya tahan baterai dengan Mobilemark 2007

Benchmark Suite ini merupakan perpaduan yang serupa dengan SYSmark 2007. Hanya saja, software ini sudah diatur sedemikian rupa untuk melakukan simulasi pekerjaan sehari-hari secara terus-menerus hingga baterai terkuras habis.

Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa Acer Aspire One 522 mampu bertahan hidup hingga 375 menit atau sekitar 6 jam 15 menit. Tidak banyak netbook dan notebook yang mampu bersaing dengannya. Perlu diingat, notebook atau netbook yang mengklaim mampu hidup 4 jam, biasanya hanya bertahan 2,5 – 3 jam pada pengujian ini.

 

Sangat Terjangkau, Bertenaga, dan Murah: Pas untuk Semua

Acer Aspire One 522 ini dijual dengan harga ekstra murah, Rp 2.599.000. Ini membuatnya berada di tengah-tengah rentang harga netbook (2juta s/d 3juta). Beragam kelebihannya membuat Acer Aspire One 522 ini terasa amat murah, bukan? Sangat susah mencari notebook atau netbook baru dengan harga di bawah 3 juta rupiah yang sanggup menjalankan video full HD (1080p) dengan daya tahan baterai 6 jam lebih. Belum lagi, netbook ini memiliki resolusi layar ekstra tinggi. Hanya segelintir netbook yang memiliki layar beresolusi tinggi seperti Acer Aspire One 522 (1280×720).

 

Pelajar dan Mahasiswa akan sangat menghargai harganya yang ekstra terjangkau. Anda bisa mencatat di kelas tanpa takut kehabisan baterai. Sementara itu, performanya pun masih berada di atas Intel Atom terkencang saat ini.

Sebagai PC kedua, Acer Aspire One 522 adalah pilihan yang sangat mantap. Harganya cukup murah, dan Anda tidak akan tersiksa dengan lambannya sistem grafis serta navigasi Windows pun terasa ringan. Anda bisa meninggalkan notebook besar atau PC desktop di rumah atau kantor saja. Andalkan Acer Aspire One 522 untuk presentasi dan saat sedang berinternet ria di Mall atau cafe. Bobot totalnya (dengan charger) yang sangat ringan membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk dibaa-bawa.

Sebagai PC utama, netbook mungkin bukan pilihan yang tepat. Akan tetapi, Acer Aspire One 522 bisa menjadi alternatif terbaik yang sangat terjangkau. Harganya yang murah dan performa di atas netbook membuatnya pantas dipilih, apabila dana Anda terbatas.

 

Image Gallery :

Related Article

1,424 Responses to Acer Aspire One 522: Review

 

  1. Nizam zakaria says:

    Dear Dr. Acer, saya mau tanya,saya menggunakan AO 722 masalahnya ada tulisan replacing your battery di notifikasi ikon baterai tsb,trs apa yg hrs saya lakukan?dan yg kedua AO 722 itu kuat nggak klo instal autocad,terimakasih

    1. Dr. Acer says:

      Hai Nizam, apabila notifikasi tersebut muncul, kamu bisa membaca artikel berikut untuk langkah penanganannya http://www.acerid.com/2012/04/apakah-bateraimu-perlu-diganti/

      Untuk software autocad, kamu bisa lihat minimum system requirement dari software tersebut terlebih dahulu lalu bandingkan dengan spesifikasi dari AO722 yang kamu gunakan.

© 2016 Acer Indonesia. All rights reserved