Review Acer Aspire 4253 : Notebook Khusus Untuk Pelajar

Setelah sekian lama kita mendengarkan konsep Fusion dari AMD, akhirnya teknologi itu datang juga. Acer menghadirkannya pertama kali ke Indonesia dalam bentuk notebook dengan Acer Aspire 4253. Notebook ini mengusung prosesor Fusion dari platform AMD Brazos, yaitu AMD E-350.

Apa itu Fusion?

Prosesor AMD yang digunakan pada Aspire 4253 ini adalah prosesor Fusion pertama dari AMD. Prosesor Fusion ini ada hasil penggabungan dari prosesor dan VGA. Ya, AMD E-350 adalah gabungan dari sebuah prosesor AMD dual-core dengan sebuah VGA AMD (HD6310). AMD menyebut hasil gabungan CPU dan VGA ini sebagai APU (Accelerated Processor Unit).

AMD E-350 adalah APU pertama yang diluncurkan AMD. Uniknya, meski APU ini terdiri dari berbagai komponen (2 core CPU, pengendali memori, dan VGA), ukurannya teramat kecil. AMD E-350 hanya berukuran 75mm persegi. Konsumsi dayanya pun teramat rendah, hanya 18 Watt. Hebatnya lagi, paket mungil ini disediakan AMD dengan harga teramat terjangkau. Hasilnya adalah sebuah platform terjangkau untuk pelajar yang berperforma baik.

Aspire 4253: Dirancang untuk Pelajar

Melihat teknologi yang ditawarkan AMD E-350, prosesor ini memang pas untuk dipakai membangun sebuah notebook khusus pelajar. Performa yang baik dan harga terjangkau adalah kata kuncinya. Kita tentu tidak menginginkan performa netbook, bukan? Ingin VGA yang bisa menjalankan beragam format film dan bahkan game? Ya, semuanya tersedia. Itu sebabnya Acer menyuguhkan Aspire 4253 dengan dimotori AMD E-350 khusus untuk pelajar. Bahkan, notebook ini dilengkapi pula dengan konektor HDMI yang umumnya ditemui pada notebook berperforma tinggi. Lalu, bagaimana performanya? Simak hasil pengujian berikut ya.

Performa (SYSmark 2007)

Sebagai wakil dari segala pengujian kinerja yang dianggap valid oleh beragam institusi IT dan para produsen, kami menggunakan SYSmark 2007 sebagai acuan. Program ini adalah perpaduan dari berbagai software yang umum digunakan seperti Microsoft Office dan beragam program produk Adobe.

Berdasarkan hasil pengujian ini, prosesor AMD E-350 membantu Acer Aspire 4253 ini memperoleh performa sekitar 25% di atas Atom N550 (Dual Core). Jika dibandingkan dengan Prosesor Atom seri single core, perbedaannya menjadi kian jauh. Berikut adalah perbedaan performa lebih detail (terhadap netbook dengan Atom Dual Core).

Ternyata, meski Atom Dual Core memiliki 2 core dan 4 thread, netbook dengan prosesor ini masih jauh tertinggal dalam segala aspek pengujian. Atom Dual Core hanya bisa menyamai AMD E-350 dalam aspek konversi video saja. Ini terjadi karena jumlah thread-nya yang banyak.

Kemampuan VGA (3DMark 06)

Program tes ini bisa ditemukan online (www.futuremark.com). 3DMark 2006 adalah acuan umum yang universal untuk pengujian VGA. Versi ini adalah yang umum digunakan untuk VGA entry-level.

Hasil yang cukup mengejutkan, bukan? Ternyata, kemampuan VGA pada Aspire 4253 ini mampu mengalahkan Pentium Dual Core P6000 (Intel HD) dan Pentium Dual Core T4500 (4500MHD). Jangan bandingkan performa VGA-nya dengan netbook ya. VGA AMD 6310 yang tersedia, sudah teramat jauh meninggalkan performa VGA pada sebuah netbook.

Memutar Video Full HD (1080p)

Memutar video High Definition (HD) adalah hal yang susah dilakukan netbook. Menjalankan video 1080p (Full HD) adalah hal yang mustahil. Bahkan, beberapa notebook murah pun mengalami kesulitan menjalankan video Full HD. Bagaimana dengan Acer Aspire 4253?

Ternyata, Acer Aspire 4253 tidak mengalami masalah sama sekali dalam menjalankan video Full HD dalam format apapun. Selama player Anda bisa memanfaatkan VGA yang tersedia (DXVA), Anda bisa memutar film apapun yang tersedia di pasaran saat ini tanpa masalah yang berarti. Ini adalah sebuah kenyamanan yang sangat langka untuk sebuah paket notebook murah untuk pelajar.

Jika Anda memiliki bandwidth Internet cukup baik, Acer Aspire 4253 ini bahkan mengizinkan Anda untuk melakukan streaming video HD melalui Youtube dengan lancar.

Pengujian daya tahan baterai dengan Mobilemark 2007

Benchmark Suite ini merupakan perpaduan yang serupa dengan SYSmark 2007. Hanya saja, software ini sudah diatur sedemikian rupa untuk melakukan simulasi pekerjaan sehari-hari secara terus-menerus hingga baterai terkuras habis.

Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa Acer Aspire 4253 mampu bertahan hidup hingga 275 menit atau sekitar 4,5 jam. Mengingat notebook ini menggunakan layar 14”, DVD, memiliki performa VGA yang baik, dan dijual dengan harga sangat terjangkau, hasil pengujian ini tergolong sangat baik.

Terjangkau, Bertenaga, dan Lengkap: Paling Pas untuk Pelajar

Acer Aspire 4253 ini hadir dalam sebuah paket penjualan yang luar biasa murah. Mungkin Anda merasa bahwa harga Rp 4.099.000,- masih tidak bisa dibilang sangat murah. Akan tetapi, jika Anda memperhatikan bahwa dalam paket penjualan ini sudah tersedia Windows7 Starter, Office 2010 Starter, Microsoft Learning Suite, dan beragam software lainnya (termasuk antivirus gratis), harga tersebut menjadi amat murah, bukan? Tentu saja, semua software tersebut adalah software original. Jadi, Anda bisa merasa aman menggunakannya. Oh, hampir saja lupa. Sebuah tas punggung juga tersedia dalam paket penjualan ini. Kian menarik, bukan?

Harga murah, software lengkap, performa baik, dan daya tahan baterai baik. Anda bahkan tidak akan merasa bahwa sedang menggunakan prosesor ekonomis saat mengoperasikan notebook ini. Pada akhirnya, kombinasi semuanya membuat Aspire 4253 menjadi notebook yang sangat tepat untuk pelajar.

Sudah nyata bahwa Acer 4253 dengan APU AMD E-350 mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan performa yang baik dan daya tahan baterai yang cukup lama. Lalu bagaimana dengan performa gaming-nya? Nantikan ulasan selanjutnya yang akan membahas kemampuan gaming dari notebook ekonomis ini ya!

Nah, khusus buat spAcer yang mencari notebook alternatif untuk pelajar, kamu juga bisa baca di sini Aspire 4738z: Performa Profesional, Harga Pelajar

Image Gallery :

Related Article

777 Responses to Review Acer Aspire 4253 : Notebook Khusus Untuk Pelajar

 

  1. m yunus says:

    dok mau tanya, speed prosesor aspire 4253 cuma 1,6 Ghz apa bisa di upgrade menjadi 2,1 Ghz?

    1. Dr. Acer says:

      Dear Yunus, prosesor pada laptop tidak dapat diupgrade.

© 2015 Acer Indonesia. All rights reserved