Belajar dan Bergembira dengan Edublog

Menjadi guru di zaman yang semakin maju tentu bukan pekerjaan yang mudah. Sebab, anak didik semakin pintar berkat pengetahuan dan informasi dari luar kelas, termasuk dari Internet.

Walhasil, para guru pun dituntut kreatif menciptakan suasana belajar-mengajar di dalam dan di luar kelas. Bagaimana para pendidik mampu mempertahankan gaya dan cara mengajar yang membuat siswa tetap antusias, terinspirasi, dan selalu happy?

Selain harus menguasai materi pelajaran, para pendidik di zaman Internet ini harus menyesuaikan gaya mengajarnya dengan pengetahuan dan pengalaman anak didiknya. Bila tidak, para siswa akan cepat bosan. Mereka akan merasa tak puas jika hanya menghadapi materi yang diajarkan secara kaku. Mereka membutuhkan sesuatu yang dekat dengan dunia dan bahasa mereka.

Dunia dan bahasa anak didik zaman sekarang adalah Internet dan media sosial. Anak didik, terutama di kota besar, telah mengenal blog, Facebook, dan Twitter.

Oleh sebab itu, para guru sebaiknya juga memakai media sosial seperti blog, Facebook, dan Twitter sebagai metode pendidikan kreatif. Blog adalah media terbuka yang bisa diakses di mana saja. Hanya dibutuhkan seperangkat komputer dan akses ke Internet. Lewat blog, pembaca sebuah tulisan tak terbatas. Blog membuat ruangan kelas bagaikan tanpa sekat.

Sebagai awal, para guru bisa mulai membuat edublog atau blog untuk pendidikan. Silakan menonton video 10 Kiat Memanfaatkan Edublog ini mendapatkan inspirasi dan mengembangkan edublog di dalam sekolah masing-masing. Selain itu, guru-guru bisa memperoleh aneka ide lain mengenai pemanfaatan media sosial untuk pendidikan di SINI.

klik gambar untuk menonton video

Edublog adalah semacam ruang bersama antara murid dan guru. Ia juga menjadi semacam etalase, tempat guru dan siswa memamerkan rencana kerja, proyek pelajaran, rencana belajar, dan sebagainya. Di ruang tersebut, para orang tua murid juga bisa memantau aktivitas belajar anak-anaknya di sekolah.

Para orang tua bahkan dapat memberi komentar atau masukan atas pekerjaan anak dan gurunya. Para guru dan orang tua pun bisa mengembangkan diskusi di edublog mengenai proyek yang sedang dijalankan oleh para siswa.

Dalam edublog, para guru dan murid berkolaborasi membagikan pelbagai materi pendidikan, berita sekolah, juga tautan-tautan yang berhubungan dengan pendidikan dan mata pelajaran.

Ajak para siswa bekerja sama membuat sebuah proyek, misalnya majalah digital, di sebuah edublog. Suruh mereka menulis, mengunggah foto dan video di situ. Ajari siswa mengisi, mendesain, dan menyunting majalah digital tersebut.

Dengan melibatkan anak didik dalam sebuah proyek bersama, guru telah memberikan kesempatan setiap siswa memberikan pendapat dan inisiatif. Para siswa pun akan merasa dihargai dan diberi peluang menyumbangkan gagasan. Dalam suasana yang cair, kolaboratif, dan setara seperti ini, murid-murid tentu akan antusias dan bergembira-ria.

Anda mau memulainya dengan membuat edublog sekarang?

5 Responses to Belajar dan Bergembira dengan Edublog

  1. Pingback: Tweets that mention Belajar dan Bergembira dengan Edublog | Blog Resmi Acer Indonesia -- Topsy.com

  2. @Dr. Acer, sama2 Dr. :)

    By andi sakab Reply
  3. Kalo blog sendiri sudah pernah mencoba. Tp kalo untuk lingkup sekolah belum. Ini ide yang menarik. Boleh di share ke teman2 guru lainnya kan ndoro? :)

    By enggar Reply
  4. konsepnya bagus juga “edublog”, sarana antara guru dan murid dengan media blog

    By andi sakab Reply

Submit Comment

  1.