Lebih Dekat dengan Acer Aspire One D255

Beberapa minggu lalu, kita sudah mengulas mengenai Acer Aspire One D255. Kali ini, kita akan melihat lebih jauh kemampuan netbook mungil terbaru dari Acer ini.

Dua Operating System

Masih banyak yang mempertanyakan maksud dari tersedianya dua operating system (Windows7 dan Android). Banyak yang mengira keduanya ada pilihan. Kami hendak mempertegas saja di sini. Kedua Operating System tersebut (Windows7 dan Android) tersedia secara bersamaan dalam sebuah paket penjualan Acer Aspire One D255.

Mengapa harus tersedia dua-duanya? Tujuannya adalah untuk menyuguhkan yang terbaik dari keduanya ke hadapan pengguna AOD255. Windows7 tersedia untuk mengakomodasi software berbasis Windows yang sangat banyak ragam dan fungsinya. Sementara itu, OS Android berguna untuk Anda yang butuh kecepatan masuk ke dalam OS.

Bayangkan saat Anda hanya butuh menjawab 1-2 email penting di bandara, 5 menit sebelum pesawat berangkat. Dengan Android, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 15-18 detik untuk siap melakukan browsing ke Internet. Waktu yang sangat singkat jika dibandingkan dengan melakukan booting ke Windows yang bisa memakan waktu lebih dari 1 menit (sekitar 1 menit 20 detik). Belum lagi jika Anda memperhitungkan kondisi Windows di dalam 2-3 menit pertama yang cenderung agak lamban.

Netbook: Butuh tenaga ekstra!

Pada awalnya, netbook ditujukan untuk mengonsumsi konten Internet. Dan, sebenarnya masih tetap demikian. Akan tetapi, berinteraksi di Internet pun kini membutuhkan performa ekstra. Untuk dapat meng-upload video ke youtube, video yang dimiliki cenderung harus dikonversi dulu. Sementara itu, untuk memainkan game flash yang sudah umum, ternyata dibutuhkan performa prosesor ekstra juga. Bahkan, membuka lebih dari 5 website dengan banyak konten flash (umumnya iklan) pun bisa membuat sistem (netbook) menjadi berat.

Acer AOD255: Menjawab dengan Core ekstra

Acer Aspire One D255 menjawab kebutuhan komputasi ekstra pada netbook dengan menggunakan prosesor Atom terbaru, Atom N550. Prosesor ini memiliki 2 core dan mampu menjalankan 4 thread. Apakah benar, prosesor ini bisa membantu performa AOD255? Mari kita lihat hasil beberapa tes berikut ini.

Supaya lebih seru, kita akan membandingkan performa AOD255 dengan netbook yang menggunakan prosesor N270, N455, dan bahkan sebuah notebook berbasis Core2 Solo ULV U3500. Sebagai catatan, semua pengujian di bawah ini dilakukan dengan menghitung lama pengerjaan. Jadi, grafik paling pendek adalah yang terbaik.

MediaEspresso 6.0

Software ini berguna untuk melakukan konversi video ke format yang umum dibutuhkan. Jadi, Anda bisa mengubah video hasil rekaman kamera ke format youtube lalu langsung meng-upload ke youtube. Anda juga bisa mengubah film hasil download menjadi film yang ukurannya cocok untuk smartphone, agar bisa ditonton dengan mudah selama di perjalanan. MediaEspresso 6.0 dapat diperoleh secara cuma-cuma, akan tetapi hanya untuk 50 kali konversi saja. Keunggulan software ini adalah pada kemampuannya memanfaatkan segenap kemampuan prosesor.

MediaEspresso (Youtube Setting, menjadi ukuran 480×360)

Ternyata, Bahkan Notebook Core2 Solo yang lebih mahal dan seharusnya lebih kencang, tidak mampu bersaing dengan AOD255. Tersedianya 4 thread sangat membantu proses konversi video ke format youtube.

MediaEspresso (Blackberry Setting, ke ukuran BB Curve 8520/Gemini, 320×240)

Meski dalam setting ini AOD255 kalah dibandingkan Core2 Solo ULV U3500, tapi perolehannya tidak tertinggal jauh, bahkan cenderung hanya berbeda tipis. Sementara itu kedua netbook lainnya hanya bisa “gigit jari” saja.

Any Video Converter

Software konversi video yang satu ini dapat diperoleh secara cuma-cuma. Kelemahannya, software ini tidak bisa menggunakan kemampuan prosesor secara maksimal. Jadi, secara teoritis, Atom N270 dan N455 harusnya sanggup mengalahkan N550 yang digunakan AOD255.

AVC (Custom MP4 Movie)

Memang, perbedaan antara ketiga prosesor Atom dengan AVC terlihat tidak terlalu jauh. Akan tetapi, AOD255 dengan N550 tampak tetap mampu mengungguli semua netbook Atom single core lainnya.

7Zip

Ini adalah software kompresi yang benar-benar gratis (tidak seperti Winzip atau Winrar). Kelebihan software ini adalah pada kemampuannya memanfaatkan segenap kemampuan komputer Anda. Hal tersebut membuat prosesor kompresi file dengan 7Zip terasa sangat cepat. Dalam pengujian ini kami gunakan 8 file foto dalam format TIFF uncompress (total 280 MB). Delapan foto tersebut di-compress menggunakan 7Zip untuk menghasilkan format ZIP yang umum.

7Zip digunakan karena proses “Zipping” adalah proses yang umum dilakukan dalam beragam kegiatan yang berhubungan dengan Internet, terutama dalam hal mengirimkan data. Umumnya, file attachment email menggunakan format zip.

7Zip

Dalam pengujian ini, AOD255 dengan mudah mengalahkan semua netbook yang diuji. Bahkan, AOD255 mampu mengalahkan Notebook berbasis Core2 Solo ULV U3500.

Memutar Video HD dan Full HD

Pengguna netbook berbasis prosesor Atom standar selalu pasrah saat dihadapkan dengan video HD. Dengan bantuan player yang mampu memanfaatkan VGA Intel, Atom single core masih mampu menjalankan beberapa jenis video HD 720p. Akan tetapi, memutar video Full HD 1080p dengan format atau CODEC apapun sangat susah dijalankan dengan mulus.

AOD255 dengan prosesor N550 ternyata mampu menjalankan beberapa jenis video (contoh: DivX, Xvid, MPEG4) beresolusi 1080p (Full HD). Anda perlu mengaktifkan akselerasi VGA Intel (DXVA) pada player Anda (Media Player Classic Home Cinema adalah pilihan yang baik). Setting tersebut memungkinkan kedua core pada N550 dan VGA Intel yang tertanam bekerja sama untuk memutar video HD dengan baik dan lancar. Sementara itu, pemutaran video HD (720p) dengan Youtube pun kini menjadi semakin lancar dibandingkan netbook single core.

Dalam pengujian di bawah ini, kami coba untuk menjalankan video Full HD 1080p hasil download dari Youtube dengan format .FLV dan .MP4.

Pemutaran film akan terlihat lancar apabila frame rate per second (fps) berada di kisaran 23-24 fps. AOD255 dengan Atom N550 mampu mempertahankan frame rate film minimum pada 23 fps. Hal ini membuatnya mampu menjaga kenyamanan menonton beberapa format film beresolusi Full HD (1080p).

Sementara, Netbook dengan Atom N455 memang mampu mencapai 24 fps pada pemutaran film Full HD 1080p, tapi sering turun ke kisaran 18 fps. Kondisi tersebut membuat pemutaran film dengan Atom N455 menjadi terputus-putus, sangat tidak nyaman.

Daya tahan baterai (Mobilemark 2007)

Benchmark Suite ini merupakan perpaduan beragam software (MS Office, beragam software Adobe, dan ultity penting lainnya). Hanya saja, software ini sudah diatur sedemikian rupa untuk melakukan simulasi pekerjaan sehari-hari secara terus-menerus hingga baterai terkuras habis.

Dari hasil pengujian yang cukup berat ini, Acer Aspire One D255 mampu bertahan hidup  400 menit atau 6 jam 40 menit. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa AOD255 menawarkan daya tahan baterai teramat baik untuk ukuran sebuah netbook. Berdasarkan pengujian di lapangan, daya tahan baterainya mampu mencapai kisaran 7-8 jam, bergantung pada jenis penggunaannya.

Kesimpulan

Acer Aspire One D255 adalah sebuah netbook yang penuh dengan kejutan. Prosesor yang dipakainya membuat netbook ini memiliki performa ekstra. Anda bahkan sudah mulai dapat mengerjakan beberapa pekerjaan berat dengan netbook ini. Dalam beberapa kondisi, AOD255 bahkan mampu mengalahkan notebook dengan Core2 Solo ULV U3500!

Daya tahan baterainya yang tetap baik dan kemampuannya untuk memutar video HD yang meningkat cukup drastis membuat AOD255 menjadi kian menarik, bukan? Semua performa ini ditawarkan dengan harga yang tidak mencekik pula (masih berada di kisaran rata-rata harga netbook). Jadi, jika netbook adalah incaran Anda, rasanya tidak ada alasan untuk tidak memilih Acer Aspire One D255 yang perkasa ini.

Image Gallery :

777 Responses to Lebih Dekat dengan Acer Aspire One D255

  1. dokter…
    notebook acer aspire one D255 saya ingin saya ganti motherboardnya..
    motherboard yang cocok merk pa y dok..

    By indra sujasman Reply
    • Dear Indra, untuk penggantian motherboard kami sarankan membawanya ke Acer Service Center terdekat agar disediakan tipe motherboard yang sesuai disana. Info lokasi Acer Service Center bisa kamu temukan dibagian bawah blog ini. :)

      By Dr. Acer Reply
  2. dok, laptop bermasalah yang tampil cuma system file error

    By firman Reply
    • Dear Firman, kemungkinan ada file system yang corrupt. Kami sarankan untuk install ulang systemnya atau recovery jika bundling Windows original saat pembeliannya.

      By Dr. Acer Reply
  3. Dok,
    D255 Saya baru saya instal win7. Tapi sekarang kalau sudah terlanjur sleep,kemudian ketika wake up bisa mau ON, tapi layar tetap tidak muncul tampilan apapun. Ini masalah dimana ya? apakah ada driver yg tidak cocok?
    Untuk instalasi windows belumnya saya serahkan ke teknisi komputer, tanpa saya bawain CD drivernya, kemungkinan lgsung auto detect dari win 7 nya

    By Adicb13 Reply
    • Dear Adicb13, untuk hal tersebut kamu bisa coba install driver VGA terlebih dahulu. Driver VGA Aspire One D255 untuk Windows 7 bisa kamu download melalui link berikut http://www.acer.co.id/ac/en/ID/content/drivers/

      By Dr. Acer Reply
  4. Dok, webcam aspire d255 gk bisa detect webcam, jika driver diinstal selalu mengatakan webcam tidak terdeteksi. sudah saya instal ulang kembali tetapi tetap tidak terdeteksi. apa penyebabanya dan bagaimana solusinya dok? mohon bantuannya……….

    By Pahrul Reply
    • Dear Pahrul, agak sulit mendiagnosa penyebabnya tanpa melihat unitnya secara langsung. Kami sarankan membawa unit kamu ke Acer Service Center terdekat agar dibantu teknisi Acer mendiagnosa sekaligus memberikan solusi yang tepat untuk problem kamu

      By Dr. Acer Reply
  5. doc. bisakah vga aspire one d255 d’ganti??
    soalx ada beberapa aplikasi yg tdk supoort dng vga bawa’an d255,,

    By ade nugraha Reply
    • Dear Ade, VGA pada laptop tidak dapat diupgrade atau dimodifikasi. Namun kamu bisa mengupgrade kapasitas RAM dan HDD nya. :)

      By Dr. Acer Reply
  6. dok apakah aspire one d255 bisa share memory ram ke vga, klu bisa bagai mana caranya?

    By rofio Reply
    • Dear Rofio, unit laptop yang menggunakan VGA onboard (termasuk AOD255) mendapatkan share memory RAM secara otomatis pengaturannya oleh system.

      By Dr. Acer Reply
  7. doc, NB AOD255 saya CPU performance pada star taks manager slalu hampir 100% walau saya tidak menjalankan aplikasi apapun, saat booting pun lama,dan pada kolom memory terlihat 769 MB,, apa yang harus saya lakukan agar NB saya berjalan normal bahkan power speed? dan skrg saya menggunakan windows 7 stater, kalau saya install win-8 dan saya ubah resolusi sreen-nya dari 1024×600 menjadi 1024×768 dgn spec standar AOD255 gmn dok? (mohon penjelasan nya dan terima kasih) By.Ch

    By ch vichalz Reply
    • Dear Vichalz, kamu bisa coba lakukan instalasi ulang OS terlebih dahulu pada laptop kamu. AOD255 tidak support untuk digunakan dengan OS Windows 8 :)

      By Dr. Acer Reply
  8. acer aod255 aku sering hang, ram 2Gb, hdd 1T.

    By bob arrio Reply
    • Hai Bob, kemungkinan ada file system yang crash, atau aplikasi yang digunakan tidak sesuai dengan kemampuan laptop. Sebagai langkah awal kami sarankan install ulang Windowsnya terlebih dahulu.

      By Dr. Acer Reply
  9. Dok, AOD 255 saya membutuhkan waktu 2menit 40an detik untuk booting ke windows 7 ultimate (ori). Apakah karena OS nya ya dok? Spek masih normal, intel atom, ram 1gb, 320gb HDD. mohon advice nya dok. apakah perlu upgrade ram? atau apa getu…

    By Reynaldo Reply
    • Dear Reynaldo, kamu bisa coba lakukan tipe mengoptimalkan kecepatan laptop berikut ini:
      – Hapus program-program komputer yang jarang digunakan atau tidak berguna.
      – Kurangi program-program yang otomatis aktif ketika kamu menyalakan komputer/laptop.
      – Upgrade RAM laptop.
      – Gunakan Disk Defragmenter.

      Selain itu kamu juga bisa lakukan scanning malware terhadap HDD laptopnya secara menyeluruh dengan menggunakana antivirus yang sudah diupdate.

      By Dr. Acer Reply
  10. dok cara mengopres dgn 7zip gmn ya mohon bantuanya..thx

    By widya lutfia Reply
    • Dear Widya, kamu bisa jalankan terlebih dahulu aplikasi tersebut, klik “Add” dan pilih file yang akan di compress menjadi 1 file.

      By Dr. Acer Reply
  11. dok, posisi batre bios di acer d255 dimana yah??

    tlong pencerahan

    By jhon welsy Reply
    • Dear Jhon, untuk mereset atau mengganti baterai BIOS disarankan meminta bantuan teknisi di Acer service center, daftar lokasinya bisa dilihat pada bagian bawah blog ini.

      By Dr. Acer Reply
  12. Dok , apakah Acer D255 bisa upgrade processor ? dan gimana cara mengembalikan OS Android nya Dok ? Terima Kasih …

    By Dhieo Reply
    • Hai Dhieo, prosesor pada laptop tidak dapat diupgrade. Kamu bisa mengunjungi Acer Service Center terdekat agar dibantu teknisi Acer melakukan system recovery pada laptop kamu. System recovery akan mengembalikan sistem di laptop kamu kembali seperti pertama kali saat pembelian (plus Android).

      By Dr. Acer Reply
  13. dokk,, kenapa saya kalau menjalankan program yg hrus pakai run as administrator tidak bisa ya dok? ada tulisan cannot find gtu lah dok.. gmna ya dok?? tolong pencerrahaannya

    By samuel Reply
    • Dear Samuel, kamu bisa merubah settingan UAC (User Account Control) sebagai account administrator terlebih dahulu melalui menu Control Panel> User Accounts and Family safety> User Accounts> Change Your Account Type

      By Dr. Acer Reply
  14. Dok g.mn cara.y mengaktifkan wifi acer d255

    By fauzy Reply
    • Dear Fauzy, pastikan kamu sudah menginstall driver Wifi dan aplikasi Launch Manager dari tautan http://www.acer.co.id/ac/en/ID/content/drivers, kemudian aktifkan dengan cara menekan tombol Fn+F3 secara bersamaan.

      By Dr. Acer Reply

Submit Comment

  1.