Gaul Ituu…

written by : Leonita Julian

Berita apa yang paling heboh di awal Juni 2010 ini? Apa lagi kalau bukan skandal video mirip Luna Maya & Ariel. Berita politik pun kalah dengan hebohnya Word of Mouth (WOM) video porno. Bahkan hashtagnya pun sempat jadi trending topic di twitter selama dua hari. Siapa yang salah dalam kasus ini? Pembuatnya atau penyebarnya?

Sudah jelas si pembuat video dikatakan salah telah melakukan aktivitas yang tidak patut dicontoh, apalagi bila mereka public figure yang mestinya sebagai panutan. Nasi sudah menjadi bubur, pelaku sudah mendapat ganjaran hukuman moral (sekali lagi bila memang tuduhannya benar). Si pelanggar privacy, penyebar video, pun sudah dilacak.

Pelajaran yang kita dapat adalah: bila kita takhlukkan tekhnologi dengan positif, kita mendapat pujian. Sebaliknya, bila kita manfaatkan tekhnologi untuk hal negatif, kita mendapat gunjingan dan hukuman. Akhirnya kita justru ditakhlukkan oleh tekhnologi. How come? Karena gunjingan itu diperbesar melalui WOM di social media!

Sayangnya, saking serunya membicarakan gossip artist, saking serunya menghujat orang, kita lupa bahwa hal itu bisa berbalik kepada kita. Berita tentang video ini diliput juga oleh media asing. Tak hanya New York Times dan CBS News, ada pula The Huffington Post yang bahkan memasang foto Luna-Ariel sebagai headline. Mengapa berita menyebar begitu cepatnya hingga ke luar negeri? Salah satu pemicunya adalah jempol kita!

What?!

Ya, media asing penasaran karena berita ini berhasil jadi top trending topic di twitter selama dua hari. Awalnya orang luar akan bertanya, who’s Ariel Peteporn ? Skandal itu memang memalukan, tetapi tanpa sadar para pengguna twitter Indonesia ikut membuat berita itu terlihat oleh dunia! Kita lupa akibat dari jempol kita. Kita pernah berjaya di twitter dengan #IndonesiaUnite, kini kita dijatuhkan dengan #arielpeterporn buatan sendiri.

Bangga dan malunya bangsa, salah satunya bergantung pada jempol kita! Be wise with your technology, guys.

Belum selesai masalahnya, ada ketelodaran baru yang berhubungan dengan penyebaran video itu. Salah satu admin facebook fanpage dari brand terkenal membuat status update yang mengajak fansnya menonton video porno itu. Maksudnya sih gaul, tapi jadinya maksa. Si admin hanya memikirkan boomingnya topik itu tanpa memikirkan dampaknya bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Bisa saja, setelah membaca mereka jadi beranggapan bahwa nonton video itu berarti gaul.

Kalau dirunut ke belakang, perilaku sex bebas di kalangan anak muda, salah satunya adalah pengertian ‘gaul’ yang ekstrim. Tidak gaul kalau gaya hidupnya tidak seperti di Barat. Sayang kebanyakan yang ditiru adalah negatifnya, padahal semestinya banyak juga sisi positif anak muda nagara ‘Barat’, yaitu kreatifitas. Kalau begitu, kenapa tidak kita ubah definisi gaul?!

Gaul itu…

Pernahkah kamu merasa tidak gaul karena dianggap nerd atau geek? Saya pernah! Di saat teman-teman yang lain sudah merasakan dunia gaul, dunia clubbing, kita sibuk membaca di rumah. Hmmm..dulu saya pun terprovokasi dengan istilah gaul ini.

Setahun ini saya benar-benar terjun di dunia kreatif, khususnya digital. Bahkan sejak bulan lalu saya gabung dalam komunitas #startuplokal. Anggotanya terdiri atas pelaku-pelaku startup local, pemilik dan pelaku industry web serta digital creative. So many geeks there! “Salah tempat ga nih gue?” begitu pikir saya. Haha, tentu bercanda. Dengan gaya yang tidak geek berada di antara para geek jenius. Rasanya…bangga! Berada di antara teman-teman creative yang membuat Indonesia bangga. Berasa gaul!

Siapa bilang gaul harus hura-hura? Gaul itu tidak selalu identik dengan sesuatu yang negatif kok. Gaul bagi saya artinya berwawasan luas, supel, dan mengerti teknologi. Berwawasan luas, artinya kita tahu bagaimana perkembangan dan problematika dewasa ini, serta penyelesaiannya.

Supel, artinya tidak  mengisolasi diri kita dari orang-orang sekitar, bukan hanya satu komunitas saja. Harus mudah bergaul alias supel, supaya pengetahuan kita berkembang.

Untuk para cewek, kita juga kudu ngerti teknologi, jangan kalah dengan yang cowok ya. Kita juga tidak boleh kalah cerdas! Mulailah dari yang mudah, misalnya mengetahui cara membuat website atau blog. Buatlah blog pribadimu, tuangkan keahlianmu di situ, keluarkan passionmu, stay with it! Dalam postingan sebelumnya, saya bercerita bagaimana saya mendapatkan berbagai pekerjaan dan dikenal dari blog pribadi saya loh!

Kenali situs jejaring sosial macam facebook, twitter, kaskus, koprol, fupei, plurk, atau foursquare. Tetapi perlu diingat, manfaatkan jejaring sosial untuk kegiatan yang produktif, bukan sekedar cari pacar atau ngobrol, tetapi juga networking! Hitung-hitung untuk masa depan. Dan jangan lupa juga, bijaksanalah dengan socialmedia. Jangan terulang seperti contoh di awal ya.

Sejujurnya, saya belajar banyak dari mbah Google loh. Banyak ilmu yang saya dapat hanya karena saya searching di Google. Dari nol hingga menjadi expert. Gunakan saja layanan Google alert untuk memantau perkembangan topik yang kita ingin pelajari. Saya juga mendapat banyak pengetahuan khususnya tentang social media dan tekhnologi terbaru dari site Mashable, TechCrunch, dan blog acerid. Tiga site itu benar-benar saya rekomendasikan. Bikin otak kita ga kosong! Supaya tidak ketinggalan berita terbaru dari site mereka, saya gunakan fasilitas RSS feed untuk berlangganan. Biasanya mereka akan mengirimkan edisi terbaru via email kita.

Coba deh, then..taklukkan technology!

Jun 17 2010

on Friends Of ACER

11 Responses to Gaul Ituu…

  1. YAH.. NAMANYA ANAK MUDA MUDAH TERPROVOKASI YANG JELAS PENDIDIKAN MORAL DAN SEKS SUDAH DIBERIKAN SEJAK DINI MANA YANG BOLEH DILAKUKAN DAN TIDAK DAN ITUPUN HARUS BERTAHAP SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN SI ANAK…

    By THABRANI NASUTION Reply
  2. kalo jempol buad ini ndapapa kan~

    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶……..
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´´´´´´¶¶……
    ´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´¶¶´´´´´´´´´´´´´´¶¶……..
    ´´´´´¶´´´´´¶´´´´¶¶´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´¶¶……….
    ´´´´´¶´´´´´¶´´´¶¶´´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´´´¶¶……
    ´´´´´¶´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´¶¶´´´´¶¶´´´´´´´´¶¶…..
    ´´´´´´¶´´´¶´´´¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶….
    ´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶….
    ´´´¶´´´´´´´´´´´´¶´¶¶´´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´¶¶….
    ´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶¶´´´´´¶¶….
    ´¶¶´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´¶¶´´´´´´´´¶¶´´´´´´´¶¶…
    ´¶´´´´´´´´´´´´´´´¶´´´´´¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´¶¶….
    ´¶¶´´´´´´´´´´´´´´¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶…..
    ´´¶´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶….
    ´´¶¶´´´´´´´´´´´¶´´¶¶´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶….
    ´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´´´¶¶´´´´´´´´´´´´¶¶…..
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶…….

    By X-0rP'z Reply
  3. halu…

    @:
    Pelajaran yang kita dapat adalah: bila kita takhlukkan tekhnologi dengan positif, kita mendapat pujian. Sebaliknya, bila kita manfaatkan tekhnologi untuk hal negatif, kita mendapat gunjingan dan hukuman. Akhirnya kita justru ditakhlukkan oleh tekhnologi.

    opini :
    saya pribadi malah kurang sependapat kalo paragrafnya diracik seperti itu. kalo memang berupa analogi, teknologi kan hanya bahan baku. mau dibuat jadi apa ya gimana penggunanya. teknologi sama sekali nda mempersoalkan si pengguna mau dibawa untuk kegiatan positif atau negatif. apalagi menaklukan, kayae teknologi adem² aja mo dibawa gimana juga, he…

    tapi maksud paragraf tersebut bisa dipahami kok, mangstab :)

    skalian woro² deh :
    mbok ya ayo tho indonesia, bangsa lain udah pada sibuk penelitian sains apa kek yang berguna buat umat manusia, mosok orang indonesia masih sibuk pornografi aja.

    contoh :
    kalo mau sejahtera ya pemikiran juga harus diubah jalannya. kalo mo wireless, ya manfaatkan teknologi wireless, bukan pake santet dkk :p

    yo intinya jika bangsa lain bisa berkembang, bangsa indonesia juga pasti bisa deh.

    hayo² pengguna acer, maksimalkan piranti kerjamu untuk hal positif membangun diri dan bangsa \m/

    mohon maaf jika ada yang kurang berkenan.
    demikian opininya…

    By adhitya christiawan nurprasetyo [dit] Reply
  4. sip! oya, jgn lupa jg, bahwa Twitter ga kenal kata “jangan” dan “tidak”.. jadi klo kita tweet “jangan tweet #arielpeterporn” maka kita ikut andil dlm memasukkan hashtag tsb jd trending topic.. jadin ironis kan..
    so be careful guys, klo ga suka suatu hashtag, y jgn di-mention.. nanti jg ilang sendiri

    By dsy Reply
  5. like this oppinion … nyontek sebagian yah .. soanya mirip bangedh prinsip saya …
    oh iiah buad ” MEGA ” ..
    apa pun bisa kita lakukan asal kita mau berusaha .. sesulit apapun pasti bisa kita rubah sikap yg sudah melekat di para pemuda .. betul nggak … nggak ada yg tidak mungkin di dunia ini …

    By yfound Reply
  6. mega: iya susah emang. tp kalo pesimis n ga ada yg mulai ya bakalan semakin parah aja ke depannya..-_-”

    By leonita Reply
  7. masalahnya adalah, image “gaul dan hura-hura” sudah melekat dalam budaya remaja. Untuk mengubahnya bisa saja, tapi sepertinya sulit.

    By mega Reply
  8. Pingback: Tweets that mention Gaul Ituu… | Acer Indonesia -- Topsy.com

  9. mantap 8gt….tu arielpeterporn..harus d 8asmi….apa ga malu INDONESIA terkenal krn hal porno…sharus na…terkenal akan SDM na..

    By teguh Reply
  10. Pingback: Gaul ituu | Leonisecret

  11. Sejak berpindah ke ACER saya jadi makin pede berGAUL lho :D.. ACER Ferrari soalnya

    By Arham Reply

Submit Comment

  1.